Pengiriman via Cargo

Bahan Kemasan Ramah Lingkungan untuk Dipakai dalam Pengiriman via Cargo

Inti dari pengiriman via cargo adalah mengirimkan suatu barang ke tempat lainnya. Tapi, ada juga hal-hal lain yang patut untuk diperhatikan. Salah satu yang tidak kalah krusial adalah pemilihan kemasan dari barang yang akan dikirimkan tersebut. Tak hanya soal membuat barang di dalamnya jadi terlindungi, terkadang kemasan juga ikut mempengaruhi tarif pengiriman, lho.

Jadi begini, ada sejumlah kemasan barang yang cenderung tebal, berat, atau bahkan keras. Ada juga kemasan yang tipis dan biasa saja. Hal ini tentu bisa mempengaruhi dimensi dan berat barang, dua hal yang bisa membuat tarif pengiriman barang bisa berbeda.

Yang menarik, sebenarnya ada juga jenis kemasan ramah lingkungan yang bisa Anda pakai untuk pengiriman via cargo. Apa saja ya jenis kemasan tersebut?

  1. Bahan karton atau kardus

Yap, bahan yang terbuat dari karton atau kardus sebenarnya sudah cukup sering dipakai dalam pengiriman barang. Alasannya sederhana, bahan ini mudah didapat di mana-mana dan bisa memberikan keamanan cukup baik bagi barang. Meski terbuat dari bahan kertas, bahan ini cenderung cukup keras dan kuat meski membawa beban cukup berat.

Yang membuatnya jadi lebih menarik, bahan ini cenderung mudah untuk diurai di alam. Meski begitu, jika Anda membuangnya di tempat sampah, sebaiknya pisahkan dengan isolasi atau plastik yang bisa didaur ulang ya? Dalam banyak kasus, kardus atau karton juga sebenarnya bisa didaur ulang jika kondisinya masih baik. Hal ini malah bakal lebih bagus untuk lingkungan, bukan?

  1. Bahan plastik berjenis polypropylene

Selain kardus atau karton, seringkali barang-barang yang dikirim dalam pengiriman via cargo juga dikemas dalam bahan plastik. Biasanya sih barang yang dikemas di dalamnya cenderung tidak mudah rusak meski terbentur atau tertindih seperti pakaian, misalnya. Nah, jika Anda ingin memakai bahan plastik yang lebih ramah lingkungan, bisa kok memakai bahan plastik berjenis polypropylene.

Plastik ini cenderung sangat kuat dan bahkan bisa dipakai untuk beberapa kali mengemas barang. Hal ini berarti, Anda bisa menghemat penggunaan plastik yang kurang baik bagi alam. Usai memakainya, Anda juga bisa menjadikannya sampah yang bisa didaur ulang.

  1. Bahan biofoam

Biofoam kini mulai banyak digunakan untuk mengemas makanan yang dikirim dengan pengiriman via cargo. Kelebihan utama dari bahan ini adalah kemampuannya untuk diurai oleh alam dan juga mudah untuk didaur ulang. Selain itu, bahan ini juga bisa dipakai beberapa kali.

Sayangnya, bahan ini cenderung tidak tahan air. Jadi, jika Anda ingin mengirim makanan dengan kandungan air, kurang cocok, deh.

Omong-omong, semakin banyak jenis layanan yang bisa Anda gunakan di jasa pengiriman via cargo LJR Logistics. Kalau penasaran, silakan cek situs resminya ljrlogistics.com dan dapatkan layanan terbaik bagi Anda untuk mengirim barang.

Write a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *