Bubble Wrap Ekspedisi Pengiriman Barang Murah

Mengenal Jenis Bubble Wrap Sebelum Memakai Jasa Ekspedisi Pengiriman Barang Murah

Kalau Anda sering mengirim barang atau membeli barang secara online, pasti akan sangat akrab dengan bubble wrap. Barang ini memang sering dipakai oleh mereka yang memakai ekspedisi pengiriman barang murah untuk mengamankan barang yang dianggap membutuhkan penanganan khusus saat dikirim.

Bubble wrap adalah barang berbentuk lembaran dengan gelembung-gelembung udara. Keberadaan gelembung udara ini membuatnya bisa memberikan perlindungan pada barang pecah belah, barang elektronik, dan barang yang berisiko rusak jika terkena benturan lainnya.

Berikut adalah sejumlah bubble wrap yang bisa Anda pakai sebelum memakai jasa dari ekspedisi pengiriman barang murah. Apa saja sih?

  1. Bubble wrap dengan versi yang paling umum

Jenis bubble wrap yang ini berjenis reguler atau juga dikenal dengan istilah lain berupa heavy duty bubble wrap. Ukuran gelembung yang versi reguler bisa mencapai 10 mm dan 20 mm tapi hanya ada di satu sisi lembaran, sementara di sisi lainnya rata. Semetnara itu, bubble wrap berjenis heavy duty punya gelembung di kedua sisi.

Biasanya, bubble wrap jenis ini dipakai untuk membungkus peralatan rumah tangga atau peralatan pecah belah. Meski begitu, yang bertipe heavy duty dianggap bisa memberikan perlindungan dengan lebih baik.

  1. Bubble wrap dengan jenis foil

Jenis bubble wrap lain yang sering dipakai untuk mengirim barang di ekspedisi pengiriman barang murah adalah yang berjenis foil. Bubble wrap jenis ini cenderung ringan namun bisa memberikan perlindungan bagi barang terhadap kelembapan. Karena alasan inilah, bubble wrap ini sering dipakai untuk benda-benda yang harus dijaga suhunya sehingga tidak akan mengalami penurunan kualitas.

  1. Bubble wrap yang memiliki tambahan busa

Bubble wrap dengan tambahan busa dianggap bisa memberikan perlindungan lebih baik bagi barang pecah belah. Maklum, busa ini memiliki ketebalan 0,5 mm. Biasanya, jenis barang yang memakai bubble wrap ini adalah barang dari bahan kaca dan juga peralatn elektronik.

Selain bisa mencegah kerusakan akibat benturan, bubble wrap jenis ini juga bisa menjaga suhu dan kelembapan barang sehingga bisa terlindungi dari perkembangan jamur, bakteri, atau hal-hal lain yang bisa menurunkan kualitas barang yang dikirim.

  1. Bubble Wrap berjenis anti static

Bubble wrap dengan jenis ini juga bisa Anda temui di barang-barang yang dikirimkan lewat ekspedisi pengiriman barang murah. Warnanya cukup mencolok, yakni merah muda. Alasan mengapa harus diberi warna mencolok adalah karena peruntukan dari bubble wrap ini untuk melindungi komponen listrik dari listrik statis yang berbahaya dan bisa saja menyebabkan kebakaran.

  1. Bubble Wrap berjenis Tube

Bubble wrap ini berjenis tabung dan bisa dipakai untuk melindungi benda-benda berukuran panjang. Cara memakainya, tinggal dimasukkan ke dalamnya.

Jika Anda ingin mengirim barang dengan perlindungan terbaik, bisa kok memakai jasa LJR Logistics. Jika penasaran dengan jenis layanannya, bisa mengeceknya di situs resmi ljrlogistics.com.

Mengenal Tipe-Tipe Gudang yang disediakan Jasa Sewa Gudang

Bagi para pelaku usaha, gudang menjadi hal yang cukup penting. Oleh karena alasan inilah, keberadaan jasa sewa gudang juga mutlak dibutuhkan untuk membantu mereka mendapatkan tempat terbaik untuk menyimpan barang-barang yang mendukung usaha. Apalagi, kini semakin sulit mencari tempat usaha yang cukup luas dan menyediakan gudang langsung di dalamnya.

Mencari dan menyewa gudang sendiri bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Apalagi jika Anda mencarinya di tengah kota. Keberadaan gudang yang terbatas membuat persaingan untuk mendapatkan gudang terbaik cukup tinggi. Nah, pihak penyedia jasa sewa gudang bisa membantu Anda mencarinya dengan mudah. Anda pun tak perlu repot menghabiskan banyak waktu, uang, dan tenaga untuk melakukannya.

Omong-omong, ada cukup banyak tipe gudang yang bisa Anda temukan untuk kebutuhan bisnis. Jenis-jenis gudang ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Biar Anda juga tidak asal pilih gudang, sebaiknya cermati dulu yuk tipe-tipenya seperti sebagai berikut.

  1. Jenis Gudang untuk Keperluan Sortir

Jenis gudang pertama yang perlu Anda kenal adalah gudang sortir. Kalau yang ini sih sering dipakai oleh jasa pengiriman barang. Di sini, barang-barang dikumpulkan dan kemudian disortir alias dibagi ke wilayah-wilayah mana saja yang akan dituju. Jadi, nantinya petugas tinggal mengambil barang sesuai dengan wilayah pengiriman kerjanya saja.

Gudangnya bisa jadi cukup besar dan membutuhkan tempat khusus bagi barang-barang yang perlu dijaga suhu atau kelembapannya. Selain itu, biasanya gudang jenis ini juga memerlukan akses kendaraan besar.

  1. Gudang Berjenis Cross Docking

Jenis gudang berikutnya yang disediakan oleh jasa sewa gudang adalah Cross Docking. Penggunanya juga seringkali adalah ekspedisi pengiriman barang. Meski begitu, fungsinya lebih sederhana dari gudang sortir karena untuk kebutuhan transit barang saja sebelum dipindahkan ke truk untuk dikirim ke tempat lain.Meski begitu, ukurannya biasanya cukup besar karena menyimpan barang jauh lebih banyak dan membutuhkan banyak staf yang berlalu-lalang di dalamnya.

  1. Gudang untuk Menyimpan Bahan Baku

Jika Anda memiliki usaha yang memproduksi barang, tentu membutuhkan gudang untuk menyimpan bahan baku. Gudang ini biasanya bisa dengan mudah ditemukan di kawasan industri. Contohlah, pabrik roti membutuhkan penyimpanan terigu, gandum, dan lain-lain.

Biasanya, pihak jasa sewa gudang akan menyediakan opsi bagi pelaku usaha berupa gudang biasa tanpa banyak fasilitas atau gudang dengan fasilitas tertentu jika memang bahan baku yang disimpan membutuhkan penanganan khusus.

  1. Gudang untuk Menyimpan Barang Setengah Jadi

Jika Anda sudah memproduksi barang, biasanya tidak akan langsung dilempar ke pasaran karena masih membutuhkan proses pengemasan, pelabelan, atau bahkan pengecekan kualitas. Nah, biasanya, barang-barang ini bakal disimpan di gudang dengan jenis ini.

  1. Gudang untuk Menyimpan Hasil Produksi

Tidak semua hasil barang hasil produksi dilempar ke pasaran. Terkadang, barang-barang ini disimpan untuk sementara demi menjaga stok, mengatur harga, hingga untuk sebagai cadangan andai tiba-tiba permintaannya meningkat.

Jika Anda membutuhkan jasa sewa gudang atau layanan untuk mengirimkan barang, tak perlu ragu, segera cek ljrlogistics.com milik LJR Logistics. Dijamin puas deh memakai layanannya.

Jasa Sewa Gudang Jakarta

Tips Jasa Sewa Gudang Jakarta Dalam Hal Menyimpan Sepatu di Gudang

Kini, jasa sewa gudang Jakarta memberikan semakin banyak variasi opsi gudang yang bisa disewakan. Salah satunya adalah gudang untuk menyimpan sepatu. Maklum, kini sepatu semakin laris diminati generasi muda untuk keperluan sehari-hari dan juga keperluan fesyen.

Sepatu bisa dipakai untuk keperluan menempuh pendidikan, pekerjaan, hingga untuk hal-hal remeh seperti keperluan hangout bersama teman atau orang terkasih. Nah, sebagaimana pakaian, sepatu juga harus selalu terlihat dalam kondisi baik. Oleh karena itulah, penyimpanan dan perawatannya mutlak harus diperhatikan, termasuk saat disimpan di gudang oleh pihak penjual, produsen, atau distributor.

Berikut adalah sejumlah tips menyimpan sepatu yang bisa kamu terapkan sebelum memutuskan untuk menyewa gudang dari jasa sewa gudang Jakarta.

  1. Gudang untuk Menyimpan Sepatu Harus Bisa Diatur Suhu dan Kelembapannya

Sepatu memang bukan barang yang mudah rusak atau kadaluarsa seperti makanan dan bahan kimia. Tapi, sepatu juga harus benar-benar diperhatikan perawatannya. Oleh karena itulah, jika Anda ingin menyewa tempat dari jasa sewa gudang Jakarta, pastikan kalau gudang yang dipilih memiliki opsi pengaturan suhu dan kelembapan.

Maklum, musuh utama dari sepatu biasanya adalah jamur. Apalagi jika sepatu tersebut terbuat dari bahan kulit. Jika kelembapannya berlebihan, ada kemungkinan jamur akan tumbuh pada permukaan dan bagian dalam sepatu sehingga membuatnya rusak.

Ingat, kerusakannya bisa jadi lebih dari sekadar membuat permukaan sepatu jadi ternoda. Jamur bahkan bisa saja membuat sepatu mudah terkelupas, rapuh, dan akhirnya membuat sepatu tidak lagi layak untuk digunakan. Jadi, pengaturan suhu dan kelembapan harus benar-benar diperhatikan.

  1. Saat Menyimpan Sepatu, Sebaiknya Menambahkan Gumpalan Kertas

Memang, sepatu yang disimpan di dalam gudang oleh pihak penjual, produsen, atau distributor biasanya disimpan di dalam kotak. Namun, bukan berarti sepatu itu sudah dipastikan aman. Akan jauh lebih baik jika Anda menempatkan gumpalan kertas di dalam sepatu atau di sela-sela di antara sepatu dan kotak kardusnya.

Ada dua alasan mengapa Anda harus melakukannya. Pertama, untuk memastikan sepatu tidak berubah karena tekanan atau kondisi tertentu, serta mencegahnya menjadi bau.

  1. Sepatu Bisa Ditempatkan di Dalam Sarung Khusus

Yap, ternyata ada lo sarung khusus untuk sepatu. Memang, jasa sewa gudang Jakarta belum tentu menyediakan hal ini. Tapi Anda bisa mencarinya di berbagai tempat, termasuk toko online. Sarung sepatu ini bisa menjadi pelindungnya dari jamur, kutu, atau bahkan debu yang bisa membuatnya terlihat kotor.

  1. Sebelum Disimpan, Sepatu Harus Bersih

Meski sepatu masih baru, bukan berarti sepatu dipastikan bersih. Terkadang ada debu atau kotoran yang menempel. Jika tak kunjung dibersihkan, apalagi nantinya disimpan cukup lama di gudang, bisa jadi noda atau kotoran pada sepatu tersebut akan sulit untuk dibersihkan.

Jika ingin mencari jasa sewa gudang Jakarta atau melakukan pengiriman barang. Bisa kok mengeceknya di situs ljrlogistics.com. Selamat mencoba, ya?

Ekspedisi Pengiriman Barang

Beragam Kelebihan Memakai Ekspedisi Pengiriman Barang Jalur Laut

Ada sejumlah rute yang bisa digunakan ekspedisi pengiriman barang di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh bentuk negara kita yang cukup unik karena tersebar di berbagai kepulauan. Jadi, pengiriman barang bisa saja melalui jalur darat, udara, atau bahkan jalur laut.

Jika barang hanya perlu dikirim dari kota ke kota yang ada di satu pulau dan jaraknya tidak begitu jauh, seringkali barang bisa dikirim dengan jalur darat. Nah, beda cerita jika barang harus dikirim ke pulau lain, pilihan jalur udara atau jalur laut pun harus diambil. Kedua jalur ini pun punya kelebihannya masing-masing.

Khusus untuk jalur laut, cukup banyak ekspedisi pengiriman barang yang menggunakannya. Memang, pengiriman dengan jalur ini tidak secepat dengan jalur udara. Tapi, tetap saja ada sejumlah kelebihan yang ditawarkan.

Apa saja sih kelebihan-kelebihan tersebut?

  1. Biaya Pengiriman Biasanya Lebih Terjangkau

Kalau yang satu ini sih sudah banyak diketahui. Pengiriman barang dengan jalur laut memang cenderung lebih terjangkau jika dibandingkan dengan jalur udara. Maklum, masa tempuhnya cenderung lebih lama dan prosedur serta biaya transportasinya lebih murah dari pesawat. Prosedurnya juga cenderung lebih mudah.

Karena alasan ini pulalah, banyak orang yang tidak mempermasalahkan pengiriman barang antar-negara dengan jalur laut meski tentu saja risikonya adalah barang bakal sampai lebih lama. Asalkan barang tidak dibutuhkan dalam waktu yang mendesak tentunya.

  1. Jumlah Barang yang Dikirim Bisa Jauh Lebih Banyak

Ada alasan yang membuat biaya ekspedisi pengiriman barang lewat jalur laut lebih murah, yakni jumlah barang yang dikirim bisa jauh lebih banyak dibandingkan dengan memakai pesawat. Maklum, daya tampung kapal lebih besar dari yang disediakan pesawat.

Barang-barang bisa ditempatkan di peti kemas yang ditumpuk di atas kapal. Sementara itu, kuota barang di kabin pesawat cukup terbatas. Semakin banyak barang yang bisa dikirim sekali waktu lewat kapal, tentu berimbas pada semakin murahnya biaya pengiriman barang.

Sebagai informasi, ada dua jenis rute yang biasanya digunakan oleh kapal untuk mengirimkan barang. Rute tersebut adalah rute linier dan tramper. Keduanya punya perbedaan. Perhitungan biaya pengiriman untuk rute linier sangat bergantung pada tujuan, jadwal, serta biaya yang sudah tetap. Sementara itu, rute tramper sangat bergantung oleh faktor lain.

  1. Ragam Barang yang Dikirim Lebih Bervariasi

Kelebihan lain dari penggunaan ekspedisi pengiriman barang lewat jalur laut adalah ragam barang yang dikirim lebih bervariasi jika dibandingkan dengan mengirim barang lewat transportasi udara. Hal ini disebabkan oleh adanya sejumlah larangan pengiriman barang di dalam pesawat karena faktor keamanan.

Contohlah, Anda bisa mengirim barang berupa cairan kimia, barang elektronik dengan ukuran besar, atau bahkan kendaraan dengan kapal. Hal ini tentu sulit untuk diwujudkan jika memakai pesawat.

Jika Anda membutuhkan jasa ekspedisi pengiriman barang¸  tak perlu bingung, tinggal klik ljrlogistics.com untuk mengetahui layanan yang disediakan oleh LJR Logistics, ya?

Pengiriman via Cargo

Berbagai Jenis Packing Aman yang Dipakai Pengiriman via Cargo

Ada beragam jenis barang yang perlu Anda siapkan jika ingin melakukan packing barang sebelum melakukan pengiriman via cargo. Hal ini perlu Anda ketahui mengingat packing barang bisa mempengaruhi keamanan barang Anda selama dikirim. Apalagi jika barang yang Anda kirim cukup berharga atau rentan mengalami kerusakan.

Memang, semua jasa pengiriman via cargo bakal memberikan layanan packing jika diperlukan. Tapi, akan jauh lebih baik jika Anda melakukannya sendiri. Hal ini bisa memastikan keamanan barang bakal jauh lebih terjamin.

Nah, berikut adalah sejumlah barang yang bisa Anda pakai untuk melakukan packing barang. Simak baik-baik, ya?

  1. Barang-barang Berbahan Kertas

Sejumlah barang dari bahan kertas seperti kertas koran berkas, kertas buram, atau bahkan kertas tak terpakai bisa Anda pakai untuk packing barang sebelum dikirim lewat jasa pengiriman. Kertas ini bisa Anda gulung, remas, atau dijadikan bulatan yang dimasukkan ke dalam kardus yang juga diisi barang yang bakal Anda piring. Intinya sih, barang tersebut tidak akan mudah terbentur atau goyang karena sudah tertahan oleh kertas-kertas tersebut.

Selain kertas-kertas tipis, Anda juga bisa memakai kardus bekas atau yang tidak terpakai. Selain mencari di gudang, Anda juga bisa mendapatkan kardus ini di toko-toko terdekat. Kardus bekas ini biasanya cukup kuat dan mampu menahan benturan dengan lebih baik.

Meski begitu, pastikan juga kalau kertas tersebut masih dalam kondisi baik dan tidak basah ya. Maklum, jika basah, kekuatannya berkurang sehingga tidak bisa menjaga barang dengan baik.

  1. Memakai Bubble Wrap

Selain disediakan oleh pihak jasa pengiriman via cargo, bubble wrap juga bisa Anda beli sendiri untuk melindungi barang yang Anda kirim. Bentuknya bisa berupa gulungan, persegi panjang, atau kotak. Anda bisa mengguntingnya sesuai dengan ukuran barang yang bakal Anda kirim.

Bubble wrap memiliki gelembung-gelembung udara yang bisa menahan benturan. Jika Anda memberikan bubble wrap cukup tebal pada barang, bisa memberikan perlindungan dengan lebih baik. Apalagi jika barang tersebut rawan rusak seperti elektronik atau barang pecah belah.

  1. Kotak Kayu

Kotak kayu juga bisa Anda pakai untuk packing barang. Meski begitu, biasanya kotak ini tidak bisa dibeli, melainkan dibuat sendiri. Maklum, ukuran packing dengan kotak kayu harus disesuaikan dengan ukuran barang.

Contohlah, jika Anda ingin menggunakan jasa pengiriman via cargo untuk mengirim kulkas atau mesin cuci, maka packing kayu juga harus disesuaikan dengan ukuran barang elektronik tersebut sehingga akan pas dan memberikan perlindungan terbaik. Selain itu, seringkali packing kayu juga membutuhkan styrofoam di bagian dalam agar memberikan perlindungan lebih baik pada barang.

Sebenarnya, ada barang lain juga yang bisa Anda gunakan untuk packing barang sebelum dipercayakan ke jasa pengiriman seperti amplop pembungkus. Tapi, hal ini disesuaikan dengan jenis barang yang dikirim.

Satu hal yang pasti, jika Anda membutuhkan jasa pengiriman via cargo, bisa memakai jasa LJR Logistics. Untuk mengecek apa saja jenis layanan yang disediakan, termasuk layanan packing, bisa kok mengeceknya langsung di ljrlogistics.com.

Ekspedisi Surabaya Jakarta

Tips Memakai Jasa Ekspedisi Surabaya Jakarta Pasca Pandemi

Kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia sudah semakin membaik. Hal ini tentu berdampak pada aktivitas ekonomi yang semakin meningkat, termasuk dalam hal pengiriman barang. Jika Anda sering melakukan pengiriman barang dengan jasa ekspedisi Surabaya Jakarta, sebaiknya ketahui sejumlah tips mengirim barang di masa pasca-pandemi ini.

Memang, kasus penularan Covid-19 semakin menurun. Jumlah orang yang sakit dan dirawat akibat virus ini juga semakin berkurang. Kini, semakin banyak warga yang berani keluar rumah dan melakukan aktivitas sehari-hari sebagaimana seperti sebelum pandemi. Tapi, bukan berarti Anda bisa sembarangan mengirim barang. Sebisa mungkin, Anda juga harus berhati-hati saat melakukannya agar tidak terkena sembarang penyakit.

Berikut adalah sejumlah hal yang perlu Anda perhatikan jika memakai jasa pengiriman ekspedisi Surabaya Jakarta.

  1. Jangan Lupa Memakai Disinfektan

Jika Anda menerima barang dari jasa pengiriman, sebaiknya tetap memakai disinfektan untuk memastikan paket tersebut bersih dari berbagai macam virus dan sumber penyakit lainnya. Selain itu, saat menerima paket barang dari kurir, sebaiknya juga tetap memakai masker. Ingat, kurir juga sudah bertemu dengan banyak orang selama perjalanannya.

Jika mengirim barang, pastikan juga barang dipacking dengan rapi dan rapat sehingga tidak mudah terpapar virus, bakteri, dan lain-lain. Jika perlu, semprotkan pula disinfektan pada barang tersebut sebelum dikirim.

  1. Maksimalkan Fitur Door to Door

Kini, semakin banyak jasa pengiriman barang ekspedisi Surabaya Jakarta yang menyediakan fitur door to door. Jadi, Anda tidak perlu lagi kerepotan datang ke gerai atau kantor cabang jasa pengiriman tersebut. Cukup dengan menghubungi bagian CS-nya, Anda tinggal menunggu kurir datang menjemput. Jadi, tugas Anda tinggal memastikan barang sudah dipacking rapi sekaligus diberi alamat dan keterangan yang jelas.

Dengan memakai fitur ini, otomatis Anda tidak perlu sering keluar rumah atau berkerumun. Otomatis, Anda tidak akan mudah terkena penyakit, apapun jenisnya.

  1. Jika Perlu, Barang yang Dikirim Bisa Diasuransikan

Jika memang barang yang Anda kirimkan dengan ekspedisi Surabaya Jakarta membutuhkan asuransi karena memiliki barang mahal atau rentan mengalami kerusakan, sebaiknya Anda gunakan. Hal ini bisa memastikan barang aman sampai tujuan, deh.

  1. Maksimalkan Teknologi

Zaman serba modern bisa membantu Anda mengirim barang dengan lebih mudah. Cukup dengan memakai ponsel Anda, bisa mengecek layanan dari pengiriman barang ekspedisi Surabaya Jakarta. Sebagai contoh, Anda bisa mengecek situs ljrlogistics.com milik jasa pengiriman LJR Logistics. Jadi, sebelum memastikan diri untuk mengirim barang, bisa menentukan jenis layanan apa yang terbaik untuk barang tersebut.

Situs ini juga dipakai untuk mengecek sampai mana barang yang sudah Anda kirimkan. Jadi, jika terjadi masalah pada pengiriman barang, Anda bisa langsung mengeceknya dan menanyakannya ke jasa pengiriman barang.

Jasa Pengiriman Barang

Tips Memakai Jasa Pengiriman Barang untuk Keperluan Pengiriman Antar Pulau

Kondisi geografis Indonesia yang terdiri atas pulau-pulau terpisah membuat jasa pengiriman barang melakukan tugasnya dengan cukup berat. Bagaimana tidak, selain harus memperhatikan pengiriman di dalam satu pulau, terkadang pengiriman juga harus dilakukan antar-pulau dengan memakai jasa transportasi laut atau udara. Hal ini tentu membutuhkan proses dan prosedur yang jauh lebih rumit.

Urusan prosedur dan persyaratan pengiriman barang antar-pulau tidak perlu kita pusingkan. Tugas kita adalah mempersiapkan barang yang akan dikirim dengan baik. Dengan barang yang sudah siap, otomatis pengiriman barang bakal lebih cepat diantar.

Berikut adalah sejumlah tips menyiapkan barang sebelum dikirimkan dengan jasa pengiriman barang. Simak baik-baik, ya.

  1. Memperhatikan Dimensi Sekaligus Berat Barang yang Dikirim

Sebenarnya, dimensi dan berat barang yang bakal dikirim harus benar-benar kita cek, apapun jenis layanan pengiriman yang bakal kita gunakan. Tapi, khusus untuk pengiriman antar-pulau, harus benar-benar diperhatikan karena bisa memberikan pengaruh besar pada biaya pengiriman.

Standar dimensi dan berat setiap penyedia jasa pengiriman berbeda-beda. Tapi, biasanya berat maksimalnya adalah 20 kg dan dimensinya paling besar adalah 50 x 50 x 50 cm. Jadi, pastikan paket Anda tidak melebihinya.

Biasanya ya, berat paket barang yang akan dikirim dengan jasa pengiriman barang sulit untuk dimodifikasi. Tapi, dimensi barang bisa Anda otak-atik agar lebih kecil atau sesuai dengan standar maksimal. Jadi, Anda harus benar-benar memperhatikan cara packing barangnya.

  1. Cek Dulu Layanan dan Biaya Pengiriman Barang

Jika Anda mengirim barang dengan menggunakan jasa dari LJR Logistics, bakal dimudahkan untuk mengecek jenis layanan sekaligus estimasi biayanya. Caranya? Cukup dengan mengecek situsnya di ljrlogistics.com. Di sana, Anda bisa memilih jenis layanan pengiriman yang dibutuhkan dan sesuai dengan kondisi barang yang Anda kirim.

Soal biaya pengiriman barang, bisa dengan mudah mengeceknya dengan mengombinasikan tujuan pengiriman, berat dan dimensi barang yang dikirim, jenis layanan pengiriman, hingga detail lain seperti asuransi atau layanan khusus. Hal-hal inilah yang nantinya menentukan seberapa banyak uang yang harus Anda keluarkan.

  1. Perhatikan Cara Mem-Packing Barang

Sebelum Anda memakai jasa pengiriman barang, sebaiknya barang sudah dipacking dengan baik. Tujuannya? Tentu saja agar barang bisa aman selama perjalanan meski terkena benturan atau hal-hal lain yang berpotensi merusaknya.

Contohlah, Anda bisa menambahkan penahan benturan seperti bubble wrap, gumpalan kertas koran bekas, styrofoam, kardus bekas, dan lain-lain. Bahkan, dalam beberapa kasus, Anda bisa memakai kayu sebagai penambah kekuatan packing. Biasanya sih, packing ini untuk barang elektronik atau bahkan tanaman.

Ada banyak sekali jasa pengiriman barang yang ada di Indonesia. Nah, untuk memastikan Anda mendapatkan layanan terbaik saat mengirim barang antar pulau, pastikan untuk memilih dengan cermat, ya?

Pengiriman via Cargo

Tips Aman Melakukan Pengiriman via Cargo Agar Barang Terjaga Kondisinya

Kini, pengiriman via cargo semakin diminati masyarakat Indonesia, khususnya bagi para lekau usaha. Omong-omong ya, Anda tahu tidak kalau pengiriman barang dengan cargo ini sebenarnya adalah pengiriman barang komersial dengan memakai transportasi seperti pesawat atau kapal. Jadi, pengirimannya biasanya cukup jauh baik itu untuk dalam negeri atau luar negeri.

Dalam banyak kasus, pengiriman via cargo dilakukan dengan jumlah yang cukup banyak. Otomatis, perhitungan pengiriman barang dengan metode ini tentu cukup rumit dengan prosedur yang juga tidak sederhana.

Nah, berikut adalah sejumlah hal yang bisa mempengaruhi berbagai hal terkait dengan pengiriman barang ini. Simak baik-baik, ya?

  1. Biasanya Memiliki Standar Berat bagi Barang yang Dikirim

Beda dengan pengiriman barang pada umumnya, pengiriman barang dengan metode cargo biasanya memiliki standar berat tertentu. Maksudnya, jika barang tidak memenuhi standar minimal dari berat barang yang dikirim, belum tentu bisa dikirimkan dengan metode ini.

Biasanya sih, standar minimalnya ada di angka 10-50 kilogram. Perbedaan standar ini memang cukup bervariasi di setiap jasa ekspedisi karena bergantung pada prosedur dan tahapan pengirimannya yang belum tentu sama.

Lantas, bagaimana jika berat barang yang mau Anda kirimkan nggak memenuhi standar tersebut? Opsinya bisa berupa perhitungan beratnya bakal dikenakan ke standar berat minimal. Jadi, contohlah barang Anda hanya memiliki berat 9 kg tapi standar minimalnya 10 kg, maka biayanya bakal disamakan dengan 10 kg. Jadi, setidaknya barang Anda bakal tetap dikirim ke tujuan, ya?

  1. Perhatikan Perhitungan Tarif dengan Seksama

Sebagaimana yang sudah dibahas sebelumnya, standar berat barang yang dikirim oleh jasa pengiriman via cargo memang unik. Jadi, Anda harus benar-benar cermat memperhitungkan jumlah serta berat barang yang dikirim agar tidak merugi.

Intinya sih, asalkan barang sudah memenuhi berat standar, maka semakin banyak jumlah barang yang dikirim dan semakin berat bobot totalnya, maka tarifnya bakal lebih mahal. Namun, karena yang dikirim juga sangat banyak dan berat, sebenarnya cukup menghemat biaya distribusi barang bagi usaha Anda.

Untuk memastikan seperti apa tarif dari pengiriman barang dengan metode cargo, untungnya pihak penyedia jasa pengiriman barang seperti LJR Logistics menyediakan situs ljrlogistics.com untuk mengetahui detailnya dengan lebih baik.

  1. Pastikan Penyedia Jasa Menjangkau Alamat Tujuan

Ternyata, tidak semua pengiriman via cargo bisa menjangkau alamat tujuan Anda. Faktornya banyak seperti keterbatasan kantor cabang, angkutan untuk distribusi, dan lain-lain. Karena alasan inilah, pastikan untuk mengeceknya langsung di situs resmi jasa pengiriman barang atau menanyakannya langsung ke bagian Customer Service.

  1. Perhatikan dengan Cermat Lama Pengiriman

Standar lama pengiriman barang yang disediakan masing-masing jasa pengiriman via cargo bisa jadi berbeda. Bandingkan dulu satu per satu untuk memastikan mana pilihan terbaik bagi Anda untuk mengirimkan barang.

Cargo Logistik

Mengenal Estimasi Pengiriman yang Disediakan oleh Cargo Logistik, Seperti Apa Penentuannya?

Apapun jenis pengiriman barang yang Anda lakukan, termasuk jika Anda mengirimkan barang dengan cargo logistik, pasti bakal menemukan istilah estimasi pengiriman. Estimasi yang dimaksud di sini adalah perkiraan waktu kapan barang ini bisa sampai ke tujuan. Penasaran tidak bagaimana cara jasa pengiriman memperkirakan hal ini?

Yang menarik dari estimasi pengiriman adalah, pilihannya banyak. Hal ini juga bisa mempengaruhi biaya pengiriman barang yang Anda ajukan. Jadi ya, kalau Anda ingin mengirimkan barang dengan estimasi pengiriman lebih cepat, maka biayanya jelas lebih mahal jika dibandingkan dengan pengiriman dengan estimasi lebih lama.

Jika Anda memilih pengiriman barang cargo logistik dengan jenis layanan same day alias barang harus diterima di hari yang sama atau maksimal hari berikutnya, maka biaya pengirimannya lebih mahal. Maklum, barang Anda akan diprioritaskan khusus agar bisa dikirim secepat mungkin. Bahkan, dalam beberapa kasus, pengiriman ini bisa saja melibatkan kurir atau layanan khusus lainnya demi memastikannya cepat sampai tujuan dengan aman. Jadi, wajar kan ya kalau harganya jadi lebih mahal?

Omong-omong, berikut adalah sejumlah faktor yang mempengaruhi jenis pengiriman barang. Apa saja, ya?

  1. Jenis Layanan yang Dipilih

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, jenis layanan yang dipilih bisa mempengaruhi estimasi pengiriman barang dengan cargo logistik. Contohlah, jika Anda memilih layanan next day, maka estimasi pengirimannya adalah sampai esok hari dan paling lambat adalah 2-3 hari.

Mirip dengan layanan same day, barang yang dikirimkan dengan jenis layanan ini akan mendapatkan prioritas untuk lebih cepat dikirimkan. Hal ini tentu bakal berdampak pada barang-barang lain dengan jenis layanan yang lebih lama, yakni bakal ditinggalkan terlebih dahulu.

Meski begitu, bukan berarti barang-barang dengan jenis layanan lain bakal dikirim tanpa estimasi. Mereka juga bakal tetap dikirim meski tentu saja estimasi pengirimannya lebih lama. Contohlah, ada barang yang dikirim dengan jenis pengiriman reguler dengan estimasi pengiriman 7 sampai 14 hari. Memang, biaya pengirimannya lebih terjangkau. Tapi, barang-barang ini bakal sampai cukup lama, bahkan bisa jadi benar-benar baru terkirim di hari terakhir estimasi pengiriman. Jadi, pastikan bahwa barang ini memang tidak benar-benar Anda butuhkan dalam waktu cepat, ya?

  1. Lokasi Alamat Juga Berpengaruh

Ada faktor lain yang mempengaruhi estimasi pengiriman barang yang dikirim oleh cargo logistik, yakni alamat barang diterima. Maklum, kondisi geografis Indonesia yang sangat besar, berpulau-pulau, hingga banyaknya tempat yang terpencil membuat estimasi pengiriman bisa jadi cukup lama.

Kalau di kota besar, Anda bisa dengan mudah memakai jenis layanan same day atau next day. Beda cerita dengan tempat –tempat terpencil. Bisa jadi layanan yang disediakan adalah reguler saja karena tentu membutuhkan prosedur pengiriman yang jauh lebih rumit dan lama dari biasanya.

Omong-omong, soal estimasi pengiriman barang dari cargo logistik LR Logistics, Anda bisa kok mengeceknya langsung di situs ljrlogistics.com. jadi, Anda bisa memperkirakan lamanya pengiriman dan memilih jenis layanan yang tepat.

Jasa Pindahan Rumah

Jasa Pindahan Rumah, Barang-barang Apa Saja yang Musti Wajib Dibawa?

Karena keperluan pekerjaan atau faktor lainnya, banyak orang yang memilih untuk pindah rumah. Perpindahan ini bisa saja terjadi di dalam kota, luar kota, atau bahkan luar pulau. Satu hal yang pasti, kebanyakan dari mereka bakal menggunakan jasa pindahan rumah untuk membantu proses pemindahan barang-barangnya.

Apakah tidak mungkin melakukan pindahan rumah sendiri? Kalau Anda punya kendaraannya, orang-orang yang siap membantu, dan juga biayanya, mungkin saja bisa. Tapi, kebanyakan orang tidak punya waktu, energi, dan biaya sebanyak itu. Karena alasan inilah mereka biasanya memakai jasa pindahan untuk membantu mereka melakukannya.

Apalagi, pihak jasa pindahan rumah biasanya juga sudah berpengalaman dalam melakukan hal ini. Otomatis, barang-barang yang Anda minta untuk dipindahkan bakal sampai ke tujuan dengan aman. Anda tinggal terima beresnya, deh.

Meski begitu, ada lho beberapa barang yang sebaiknya Anda pastikan harus dibawa saat melakukan pindahan rumah. Apa saja ya barang-barang tersebut?

  1. Di Rumah Baru Anda Tetap Membutuhkan Tempat Tidur

Salah satu perabot yang harus tersedia di dalam rumah adalah tempat tidur. Tanpa adanya perabot ini, Anda tentu akan kesulitan untuk beristirahat. Memang, tempat tidur ini bisa berupa kasur kecil atau kasur gulung yang bisa digeser di mana-mana sebagaimana yang dipakai orang Asia Timur. Tapi, tetap saja kasur tersebut juga bisa dianggap sebagai tempat tidur.

Jika di rumah sebelumnya sudah ada kasur atau tempat tidur, pastikan perabot ini terbawa oleh jasa pindahan rumah, ya?

  1. Peralatan yang Dipakai Di Dapur

Selain tempat tidur, ada hal lain yang juga harus terbawa di rumah baru, yakni peralatan memasak di dapur. Soalnya, peralatannya beragam dan pasti bakal diperlukan untuk memasak. Tanpa alat-alat ini, bisa jadi makanan tidak bisa diolah dan akhirnya Anda kerepotan untuk mencari makan, deh.

Tapi, karena peralatan dapur terkadang sudah memiliki kerak atau bekas gosong, pastikan untuk memberikan pembungkus atau menempatkannya di wadah yang tepat agar tidak mengotori barang-barang lain saat pindahan, ya?

  1. Mesin Cuci

Tidak semua orang memiliki mesin cuci. Tapi, jika Anda memilikinya, pastikan bahwa jasa pindahan rumah juga memindahkannya ke rumah baru. Maklum, alat ini sangat penting dan memudahkan Anda dalam hal membersihkan baju-baju kotor.

Jangan ditanya bagaimana lelahnya mencuci baju manual dengan tangan ya? Waktu yang dibutuhkan juga cukup banyak. Alat ini bisa jadi solusi terbaik untuk mengatasi masalah tersebut.

  1. Peralatan Elektronik Lainnya

Televisi, kulkas, atau bahkan rice cooker sebaiknya juga dibawa ke rumah baru karena bisa mendukung aktivitas sehari-hari di sana. Khusus untuk komputer/laptop, sebaiknya Anda bawa sendiri saja karena ada data-data penting atau terkadang Anda butuhkan saat barang-barang dari rumah lama dipindahkan ke rumah baru.

Jika Anda membutuhkan jasa pindahan rumah, bisa kok mengecek layanan ini di situs ljrlogistics.com milik LJR Logistics. Ingat, memindahkan barang-barang rumah tidak bisa dilakukan sembarangan, ya?

Jasa Kirim Mobil

Tips Menggunakan Jasa Kirim Mobil, Apa Saja Ya?

Cukup banyak orang yang masih kebingungan dengan fungsi dari jasa kirim mobil. Soalnya, mobil sendiri adalah kendaraan yang bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain dalam jarak yang jauh termasuk berpindah pulau, pindah provinsi, atau bahkan pindah negara. Tapi, tetap saja jasa ini banyak yang menggunakan.

Alasannya ternyata faktor efisiensi. Memang, mobil bisa dikendarai siapa saja hingga jarak sejauh mungkin. Tapi, tidak semua orang memiliki waktu dan tenaga yang cukup untuk melakukannya.

Contohlah, Anda tiba-tiba harus berpindah pekerjaan dari Surabaya ke Medan, tentu harus segera mengurus pindahan rumah dengan segala barang dan perabotnya, serta berbagai hal yang mendukung pekerjaan Anda. Soal mobil? Tentu akan sangat merepotkan jika Anda harus melakukannya sendiri. Maklum, perjalanan kendaraan dari Surabaya ke Medan bisa saja menempuh waktu beberapa hari.

Oleh karena alasan inilah, jasa kirim mobil digunakan. Anda bisa mengurus hal penting lainnya dan nantinya tinggal mendapati mobil Anda sudah terkirim di tempat Anda yang baru. Tidak ribet, bukan?

Omong-omong, berikut adalah tahapan menggunakan jasa pengiriman mobil yang perlu Anda lakukan agar mendapatkan layanan yang tepat.

  1. Seleksi Terlebih Dahulu

Ada banyak penyedia jasa kirim mobil yang bisa Anda pilih. Anda bahkan tinggal mencarinya dengan mudah di internet. Pastikan untuk mengeceknya satu per satu dari jenis layanannya, reputasinya, biayanya, pengalamannya, hingga review-review dari pengguna sebelumnya.

Jika perlu, cek langsung ke situsnya. Contohlah, LJR Logistics memiliki situs ljrlogistics.com. Anda bisa melihat seperti apa detail layanan yang disediakan langsung di dalamnya.

Hal lain yang perlu Anda cermati adalah apakah jasa ini sudah memiliki lisensi dan spesialisasi dalam hal mengirimkan mobil atau tidak. Selain itu, cek juga seperti apa asuransi yang disediakan. Jadi, Anda bisa benar-benar memilih jasa pengiriman yang tepat.

  1. Tentukan Jasa Pengiriman yang Bakal Anda Pakai

Metode pengiriman mobil yang disediakan jasa kirim mobil bisa berbeda-beda. Ada yang memakai towing truck alias mobil derek, ada yang memakai carrier truck, atau bahkan ada yang langsung memiliki kontrak kerja sama dengan penyedia jasa pelayaran. Selain itu, ada juga penyedia jasa pengiriman yang bisa memastikan mobil sampai di alamat tujuan atau hanya menempatkan mobil di sebuah tempat dan kemudian ambil sendiri.

Pilihlah opsi-opsi yang sekiranya terbaik pada kebutuhan Anda untuk menentukan jasa pengiriman mana yang nantinya Anda pakai.

  1. Menyerahkaan Mobil untuk Dikirim

Jika sudah menentukan, segera persiapkan mobil sebelum dikirimkan oleh jasa kirim mobil. Contohlah, cek kondisi mobil baik itu kondisi mesinnya, body-nya, dan lain-lain. Jika perlu, cuci mobil hingga bersih dan foto mobil untuk mengetahui kondisi mobil sebelum dikirim.

Kosongkan berbagai barang-barang penting di dalam mobil dan berikan bahan bakar setidaknya seperempat dari kapasitas mobil tersebut. Setelah itu, mobil pun siap dikirimkan.

Tempat Pengiriman Barang Terdekat

Cara Packing Frozen Food Sebelum Dikirim dengan Tempat Pengiriman Barang Terdekat

Bisnis online berkembang dengan sangat pesat di Indonesia. Hal ini membuat tempat pengiriman barang terdekat pun terus dibanjiri dengan barang-barang yang harus dikirimkan ke luar kota, luar provinsi, luar pulau, atau bahkan antar negara. Salah satu barang tersebut adalah yang berjenis frozen food alias makanan beku.

Sayangnya, mengirim frozen food tidaklah semudah yang dibayangkan banyak orang. Maklum, makanan ini cenderung mudah rusak atau basi jika sembarangan dikirim tanpa perlindungan yang tepat. Kaerna alasan inilah sebaiknya Anda mengetahui sejumlah tips mengirimnya dengan aman.

Berikut adalah tips-tips tersebut.

  1. Persiapkan Frozen Food dengan Baik

Ingat, Anda harus mempersiapkan frozen food dengan baik sebelum memasukkannya ke dalam wadah dan kemudian mengirimkannya ke tempat pengiriman barang terdekat. Pastikan bahwa makanan beku ini benar-benar masih dalam kondisi beku, bukannya mulai mencair. Cek juga apakah kondisinya masih bagus dan tanggal kadaluarsanya juga masih cukup lama.

Selain itu, Anda juga harus mengecek kemasan dari frozen food tersebut. Pastikan tidak dalam kondisi bocor atau terbuka. Kalau sudah begini, bisa jadi makanan tersebut terkontaminasi dan lebih rentan rusak selama perjalanan.

  1. Tempatkan di Wadah yang Tepat

Wadah frozen food yang bakal Anda kirimkan dengan tempat pengiriman barang terdekat ternyata tidak boleh sembarangan, lho. Berikut adalah beberapa kriteria yang perlu Anda perhatikan.

  • Pastikan wadahnya memiliki isolasi busa seperti wadah styrofoam.
  • Wadah juga bisa diberi tambahan pelindung suhu berupa bubble wrap thermal.
  • Wadah bisa dipastikan mampu terjaga suhunya sampai ke tujuan.
  • Wadah harus cukup kuat sehingga tidak akan mudah penyok atau bocor selama perjalanan. Jika rusak, bisa membuat frozen food di dalam mengalami kerusakan.
  • Pastikan wadah sudah berada dalam kondisi dingin sebelum diisi dengan frozen food.
  • Wadah sebaiknya cukup besar sehingga bisa diberi tambahan es kering di sekitar frozen food.
  1. Siapkan Semua Alat dan Lakukan Packing dengan Benar

Selain wadah untuk ditempatkan frozen food, Anda juga bisa menyiapkan styrofoam atau karton kuat, bubble wrap khusus, aluminium foil, ice gel, lakban, dan sejumlah bahan lainnya. Jika ada peralatan penjaga suhu dan kelembapan lain, bakal lebih baik.

Satu hal yang pasti, frozen food harus Anda bungkus terlebih dahulu dengan bubble wrap serta aluminium foil. Setelahnya, Anda bisa menempatkan ice gel atau es kering di sekitar frozen food yang sudah ditempatkan di dalam wadah. Jangan berikan es batu karena bisa membuat wadah jadi kering dan berisiko rusak.

  1. Pastikan Wadah Luar Cukup Kuat

Sebelum dikirim dengan tempat pengiriman barang terdekat, pastikan wadahnya cukup kuat dari benturan dan tekanan sehingga tidak mudah rusak, penyok, atau bocor. Pastikan juga wadahnya ditutup hingga benar-benar rapat dengan lakban.

Jika di tempat Anda tidak ada tempat pengiriman barang terdekat, Anda bisa kok mengirim frozen food dengan jasa LJR Logistics. Dijamin aman sampai tujuan!

Jasa Pengiriman

Sejumlah Kesalahan Mengemas Barang yang Dikirim dengan Jasa Pengiriman

Memang, jasa pengiriman barang bertugas untuk mengirimkan barang dengan aman hingga tujuan. Tapi, bukan berarti seluruh tanggung jawab keamanan barang dibebankan kepada mereka. Jika Anda adalah pihak pengirim, Anda juga harus memastikan barang tersebut dikemas dengan baik sebelum dikirim.

Jika tidak, dikhawatirkan barang akan rusak selama perjalanan. Padahal, barang ini sangat penting atau berharga mahal. Karena alasan inilah, Anda harus benar-benar bisa memastikan kalau barang dikemas dengan baik sebelum dikirim dengan memperhatikan sejumlah hal berikut ini.

  1. Tidak Memilih Wadah yang Tepat

Kesalahan dalam mengemas barang yang akan dikirim dengan jasa pengiriman pertama adalah tidak memilih wadah yang tepat. Contohlah, jika Anda ingin mengirim barang elektronik, justru memakai wadah seperti kardus yang terlalu kecil atau terlalu besar dan tidak diberi tambahan pengaman apapun. Jika sudah begini, maka ada kemungkinan barang bakal rusak selama perjalanan karena terbentur atau bahkan tertindih barang-barang lainnya.

Barang lain seperti bahan kimia, bahan cair, tanaman, atau barang-barang lain juga membutuhkan wadah khusus agar bisa bertahan selama perjalanan. Jika wadahnya salah, bisa jadi barang-barang tersebut tidak lagi dipakai karena rusak setelah sampai di tujuan.

  1. Tidak Memberikan Pengaman yang Tepat

Sayangnya, masih banyak orang yang belum mengerti cara mengamankan barang dengan baik sebelum dikirim. Dampaknya padahal fatal karena bisa menyebabkan kerugian baik itu dari sisi pengirim ataupun penerima.

Sebagai contoh, ada barang yang harus diberi tambahan bubble wrap karena berisiko terbentur, rusak, atau pecah selama perjalanan. Ada juga barang yang harus dijaga suhu dan kelembapannya dengan baik. Bahkan, ada barang berupa tanaman yang harus dijaga sedemikian rupa agar tidak mudah patah.

Untungnya, kini detail mengamankan barang-barang yang akan Anda kirim dengan jasa pengiriman bisa Anda cari lewat internet.

  1. Alamat Pengiriman Tidak Jelas atau Salah

Hal ini akan membingungkan kurir yang ditugaskan untuk mengirimkan barang. Apalagi jika nomor telepon penerima tidak aktif atau tidak mengangkat telepon. Barang tentu tak akan kunjung diterima dan pada akhirnya merepotkan semua pihak, baik itu penerima, pengirim barang, hingga pengirim.

Karena alasan inilah, pastikan alamat pengiriman ditulis dengan jelas, lengkap dengan nomor telepon penerima dan keterangan lainnya. Pihak kurir dari jasa pengiriman tentu akan lebih mudah mengirimkan barang Anda dengan tepat waktu.

  1. Tidak Memilih Layanan yang Tepat

Terkadang, barang yang dikirim haruslah cepat sampai, tapi pengirim malah memakai jasa layanan di mana barang baru sampai dalam beberapa hari. Jika begini, bisa jadi barang rusak atau sudah tidak lagi diperlukan di tujuan.

Jika Anda membutuhkan jasa pengiriman barang dan ingin tahu lebih detail terkait jenis layanannya, tinggal cek saja di ljrlogistics.com milik LJR Logistics, ya?

Jasa Pengiriman

Paket yang Dikirim Jasa Pengiriman Tak Sampai-Sampai? Lakukan Hal Ini

Dalam beberapa kasus, pengiriman barang tidak berjalan sesuai dengan rencana. Contohlah, saat Anda mengecek situs atau aplikasi dari jasa pengiriman, barang tak sampai-sampai dan terus berada dalam perjalanan. Jika sampai hal ini terjadi, kira-kira apa ya yang perlu dilakukan?

Apapun jenis barang yang dikirimkan, semahal atau semurah apapun barang tersebut, Anda pasti kurang berkenan jika pengirimannya mengalami masalah. Apalagi jika barang justru seperti entah nyasar kemana. Anda tentu akan merasa dirugikan, bukan?

Untungnya, bukan berarti Anda hanya bisa menunggu keterangan dari pihak jasa pengiriman terkait dengan masalah pengiriman barang ini. Ada kok yang bisa Anda lakukan jika mengalami masalah ini. Apa saja, ya?

  1. Perhatikan Resi Pengiriman Barang yang Anda Pegang

Hal pertama yang harus Anda cek tentu saja adalah resi alias semacam kuitansi yang diberikan pihak penyedia jasa usai Anda menyerahkan barang yang Anda ingin kirimkan ke mereka. Perhatikan semua detail yang tertulis di resi tersebut. Namun, yang harus Anda benar-benar cek adalah bagian alamat penerima.

Pastikan alamat penerimanya benar dan sesuai, hingga ke detail terkecil. Jika ada yang kurang tepat atau kurang jelas, bisa jadi membuat kurir bingung sehingga tidak bisa menemukan alamat yang dituju. Kalau sudah begini, pantas saja bukan kalau barang tak sampai-sampai.

Perhatikan pula apakah nomor telepon penerima masih aktif. Biasanya, dari pihak kurir jasa pengiriman akan menghubungi nomor tersebut untuk memastikan barang bisa diterima. Jika nomornya tidak aktif dan alamat susah untuk dihubungi, tentu akan membuat kurir kesulitan mengirimkan barang ke tujuan.

  1. Cek Nomor Resi di Situs dari Penyedia Jasa yang Mengirimkan Paket Anda

Pihak penyedia jasa pengiriman seperti LJR Logistics biasanya sudah memiliki situs yang memungkinkan Anda bisa melakukan tracking barang yang Anda kirim. Contohlah, Anda tinggal mengeceknya di situs ljrlogistics.com. Di sana, Anda bisa mengetahui di mana posisi barang Anda.

Di situs tersebut, barang bisa saja tertulis masih di kota tempat Anda mengirim barang, di pelabuhan atau bandara, hingga di kota tempat tujuan sebelum sampai ke alamat. Jika ada kendala pengiriman, biasanya juga akan ada keterangannya.

Jika barang tertulis sudah diterima namun pihak penerima merasa belum mendapatkannya, Anda bahkan bisa mengetahui siapa nama orang yang mendapatkan barang tersebut. Jadi, Anda pun bisa meminta konfirmasi ke pihak jasa untuk mengirimkan barang.

  1. Segera Hubungi Pihak Logistik

Jika pengiriman barang bermasalah, Anda tentu harus menghubungi pihak penyedia jasa pengiriman untuk mengetahui apa yang terjadi. Jika barang sudah bisa dikonformasikan posisinya, tentu akan lebih baik karena barang bisa kembali dikirimkan ke tujuan. Jika tidak, setidaknya barang bisa dikembalikan ke pengirim deh.

Meski menjamin keamanan paket, bukan berarti ekspedisi pengiriman barang murah harus bertanggung jawab akan kondisi botol madu yang Anda kirimkan

Mengirim Madu Botol dengan Jasa Ekspedisi Pengiriman Barang Murah, Begini Caranya

Salah satu benda yang banyak diminati sejak masa pandemi adalah madu. Tak hanya nikmat untuk dikonsumsi, madu juga baik untuk kesehatan dan disebut-sebut bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Masalahnya, Anda tidak bisa asal mengirim madu dengan ekspedisi pengiriman barang murah.

Maklum, madu termasuk dalam barang dengan bentuk cair. Otomatis, penanganannya juga tidak semudah sebagaimana Anda mengirim barang berbentuk padat. Selain itu, terkadang botol madu adalah kaca atau plastik yang rentan pecah atau rusak. Jika tidak ditangani dengan baik, bisa jadi madu tumpah atau bocor selama perjalanan, deh.

Nah, berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengirim madu botol dengan ekspedisi pengiriman barang murah.

  1. Cek Kardus yang Dipakai untuk Membungkus Madu Botol

Akan jauh lebih baik jika kardus yang dipakai sebagai wadah botol madu memiliki ukuran yang pas, tidak terlalu kecil, apalagi terlalu besar. Kalau terlalu kecil, jelas akan tidak muat dan percuma. Sementara, jika terlalu besar, akan membuat botol madu mudah bergoyang atau terbentur selama perjalanan pengiriman.

Meski begitu, jika memang kardusnya sedikit lebih besar, Anda bisa mengakalinya dengan menambahkan gumpalan kertas atau koran sehingga membuat botol madu tidak akan mudah goyang di dalam kardus. Setelah masuk, tutup kardus dan berikan isolasi agar kardus tidak mudah terbuka atau robek.

  1. Botol Madu Harus Ditutup Rapat

Meski menjamin keamanan paket, bukan berarti ekspedisi pengiriman barang murah harus bertanggung jawab akan kondisi botol madu yang Anda kirimkan. Oleh karena alasan inilah, pastikan kalau botol madunya berada dalam kondisi tertutup rapat atau bahkan disegel. Pastikan juga meski posisinya miring atau terbalik, madu tidak akan mudah tumpah, ya?

  1. Botol Madu Bisa Diberi Tambahan Bubble Wrap

Mengingat botol madu, baik itu yang terbuat dari kaca ataupun yang terbuat dari plastik, mudah pecah jika terbentur atau tertekan, akan jauh lebih baik jika Anda memberikan lapisan bubble wrap pada botolnya. Pastikan juga diberi isolasi sehingga bubble wrap bisa memberikan perlindungan dengan maksimal, ya?

Akan jauh lebih baik juga jika anda menempatkan botol ini ke dalam kantong plastik dengan tambahan segel. Tujuannya tentu saja demi mengantisipasi jika terjadi kerusakan atau kebocoran pada botol sehingga madu pun masih bisa tertampung pada kantong plastik tersebut.

  1. Alamat Penerima Ditulis di Bagian Luar Paket

Ingat ya, alamat penerima madu botol yang Anda kirim ditulis di bagian luar paket, bukannya di botolnya. Hal ini tentu akan memudahkan petugas dari ekspedisi pengiriman barang murah untuk melakukan pendataan sebelum madu akhirnya dikirimkan.

Jika Anda membutuhkan jasa ekspedisi pengiriman barang murah untuk mengirim berbagai jenis barang, sebaiknya memakai jasa LJR Logistics saja. Dijamin bisa memberikan kepuasan, kok.

Tempat Pengiriman Barang Terdekat

Perhatikan Cara Menulis Alamat Sebelum Mengirim Paket di Tempat Pengiriman Barang Terdekat

Salah satu hal yang pasti Anda lakukan sebelum mengirim paket di tempat pengiriman barang terdekat adalah menuliskan alamat dari paket tersebut. Tanpa adanya alamat, tentu mustahil paket bisa sampai ke tujuan.

Meski begitu, bukan berarti alamat adalah hal terpenting dalam mengirim sebuah barang. Ada sejumlah hal lain yang patut untuk Anda cermati dalam mengirim paket sehingga barang bisa sampai ke tujuan.

Berikut adalah hal-hal tersebut. Simak baik-baik, ya?

  1. Ingat, Packing Barang Harus Dilakukan dengan Baik

Meski sudah dimasukkan ke dalam kardus, Anda tetap harus melakukan packing paket barang sebelum menempatkannya di tempat pengiriman barang terdekat. Bukannya kardus tidak cukup kuat atau kurang baik sebagai tempat penyimpanan barang, hal ini penting demi memastikan barang bisa terkirim sampai ke tujuan.

Pastikan packing dilakukan dengan rapi dan kuat sehingga barang tidak mudah bocor. Jika perlu, beri tambahan bubble wrap, isolasi, dan lain-lain. Bahkan, jika memang perlu diberi tambahan packing kayu untuk memperkuat keamanan paket, juga bakal lebih baik.

  1. Alamat Bisa Ditulis Tangan atau Diprint

Setelah memastikan paket dipacking dengan baik, Anda bisa mulai menuliskan alamat. Caranya adalah dengan ditulis tangan atau diketik dengan komputer dan kemudian diprint. Setelahnya, print-printan alamat ini tinggal ditempel ke bagian luar paket.

Jika ditulis tangan, pastikan tulisannya jelas dan cukup besar sehingga bisa dibaca dengan mudah oleh petugas di tempat pengiriman barang terdekat atau kurirnya. Jika Anda menempelkan hasil print alamat, pastikan juga diberi tambahan isolasi agar tulisan alamat tidak mudah rusak akibat terkena tetesan cairan atau robek selama perjalanan.

Pastikan dalam penulisan alamat ini Anda menyertakan nama penerima, alamat lengkap penerima hingga ke nomor rumah atau bangunan, jalan, dan lain-lain. Jika ada nomor kode pos, bakal jauh lebih baik karena tentu semakin memudahkan petugas pengiriman untuk menyortir paket.

Pastikan juga menuliskan nomor telepon tujuan ya. Jika ada alternatif nomor telepon, juga bakal lebih baik. Jadi, seandainya pihak penerima paket tidak ada di lokasi alamat, kurir bisa menghubungi nomor telepon tersebut.

  1. Format Alamat yang Perlu Anda Perhatikan

Sebelum dikirim ke tempat pengiriman barang terdekat, Anda perlu menuliskan alamat tujuan dengan format berupa nama penerima ditulis paling atas. Jika perlu, tuliskan dengan ukuran huruf lebih besar. Sertakan nomor teleponnya langsung di bawah atau di samping nama penerima tersebut.

Setelah itu, Anda tinggal menuliskan alamat dari lingkungan terkecil seperti RT/RW atau nama dan nomor jalan, nama dukuh, lalu nama desa atau kelurahan, nama kecamatan, nama kota atau kabupaten, nama provinsi, dan kode pos. Jika tujuannya adalah luar negeri, sertakan pula nama negara tujuan dengan nama internasionalnya. Contohlah, jangan menulis Selandia Baru, tapi New Zealand.

Jika Anda ingin mengirim paket di tempat pengiriman barang terdekat, bisa kok memakai jasa LJR Logistics. Tinggal klik ljrlogistics.com untuk mengetahui jenis layanan yang disediakan. Simpel, bukan?

Ekspedisi Surabaya Jakarta

Tips Packing Sepeda untuk Pengiriman dengan Ekspedisi Surabaya Jakarta

Semenjak pandemi, sepeda telah berubah menjadi alat transportasi penuh gengsi. Bahkan, banyak orang yang sengaja mengirimkannya dengan ekspedisi Surabaya Jakarta hanya demi merasakan sensasi gowes di kota lain. Nah, jika Anda berniat untuk melakukannya, bisa kok memahami sejumlah tips packing sepeda yang baik.

Ekspedisi Surabaya Jakarta biasanya tidak terlalu rumit jika dibandingkan dengan pengiriman barang di daerah-daerah lain. Maklum, meski jarak kedua kota ini cukup jauh, masih di dalam satu pulau yang sama. Otomatis, pilihan mengirim barang di antara kedua kota ini pun cukup banyak. Sebagai contoh, selain dengan transportasi berupa truk, Anda juga bisa mengirim sepeda dengan menggunakan moda kereta.

Omong-omong, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan jika mengirim sepeda. Berikut adalah berbagai hal tersebut.

  1. Gunakan Kardus Sebagai Pelapis Kerangka Sepeda

Kardus ini dipakai sebagai pemberi lapisan pada kerangka sepeda agar tidak mudah lecet atau penyok saat terbentur. Jadi, bukan untuk menyimpan sepeda yang ukurannya biasanya besar, ya?

Jadi, Anda bisa membeli kardus murah di pasar atau toko-toko terdekat dan mengguntingnya sesuai dengan kebutuhan. Setelah itu, potongan kardus ini ditempatkan pada kerangka sepeda dan kemudian diisolasi sehingga berfungsi seperti pembungkus. Sejumlah bagian yang biasanya dilepas saat pengiriman seperti sadel atau pedal juga bisa kok dibungkus dengan kardus.

  1. Sebaiknya Ban Depan Dilepas

Sebaiknya Anda melepas ban depan agar memudahkan pengiriman sepeda dengan ekspedisi Surabaya Jakarta. Dengan melepasnya, maka ukuran sepeda jadi tidak terlalu panjang dan tidak terlalu banyak memakan ruang saat dikirim.

Sejumlah bagian sepeda lain juga sebaiknya Anda lepas dan bungkus dengan kardus seperti pedal, stang, dan sadel. Oh iya, kalu ban belakang, sebaiknya tidak dilepas karena ada bagian yang cukup rumit seperti groupset.

  1. Jika Ada Dus untuk Menyimpan Sepeda, Tentu Bakal Lebih Baik

Sejumlah jasa penyedia ekspedisi Surabaya Jakarta menyediakan dus untuk mengirimkan sepeda. Dus ini cukup panjang meski tidak terlalu lebar atau tinggi dengan ukuran yang menyesuaikan dengan sepeda. Jadi, meski sepeda Anda berukuran besar atau bahkan sepeda lipat, bisa kok ditempatkan di dalamnya. Dengan catatan, sejumlah bagian yang harus dilepas sebaiknya dilepas sebelum dimasukkan.

Biasanya sih, dus ini cukup tebal demi memastikannya cukup kuat untuk dimasuki sepeda. Jadi, kurir tinggal mengangkat kardus ini dengan mudah sebelum dikirimkan.

Oh iya, tidak semua orang ternyata bisa memasukkan sepeda ini ke dalam dus dengan baik. Jika Anda salah melakukannya, bisa-bisa kardus malah akan rusak. Nah, jika sudah begini, sebaiknya Anda melihat dulu tutorialnya di internet, ya?

Jika Anda membutuhkan jasa ekspedisi Surabaya Jakarta untuk mengirim sepeda, tak perlu khawatir. Bisa kok memakai jasa LJR Logistics. Nah, untuk mengetahui layanannya, klik saja di situs ljrlogistics.com, ya?

Ekspedisi Pengiriman Barang

Tips Mengirim Make-Up dengan Ekspedisi Pengiriman Barang

Jenis layanan yang disediakan oleh ekspedisi pengiriman barang memang semakin beragam. Kini, Anda bisa mengirim barang apa saja, termasuk yang terkesan remeh seperti make-up. Nah, jika Anda ingin melakukannya, sebaiknya ketahui beberapa hal agar barang bisa tiba di tujuan dengan kondisi terbaik, ya?

Beda dengan di zaman dahulu, kini make-up bisa dibeli secara online. Hal ini disebabkan oleh semakin berkembangnya toko-toko online yang menyediakan wadah bagi penjual dan pembeli bertransaksi secara langsung hanya dengan ponsel atau gawai lainnya. Dampaknya, pembelian make-up juga semakin meningkat.

Nah, kalau Anda ingin mengirim make-up dengan ekspedisi pengiriman barang untuk keperluan bisnis, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan.

Berikut adalah beberapa di antaranya.

  1. Pastikan Peralatan Make-Up Dibungkus dengan Tepat

Biasanya sih, peralatan make-up ditempatkan di dalam wadah lalu ditempatkan di dalam kotak kardus. Jika cukup, kotak kardusnya seukuran kotak sepatu. Meski begitu, terkadang make-up juga ditempatkan di dalam wadah kantung plastik yang bisa disegel sehingga tidak mudah dirusak atau dibuka. Sayangnya, khusus untuk kantung plastik, kurang bisa melindungi dari tekanan sehingga jika make-up tertindih paket atau barang lain, ada risiko mengalami kerusakan.

Oleh karena alasan inilah, pastikan bungkus make-up aman dan kuat sehingga membuat barang-barang di dalamnya tidak mudah rusak, bocor, atau pecah.

  1. Sebaiknya Paket Make-Up Dipacking dengan Pas

Sebelum Anda menyerahkannya ke ekspedisi pengiriman barang, pastikan Anda melakukan packing dengan baik. Contohlah, make-up di dalam kardus tidak saling berhimpitan atau tumpang tindih. Anda bisa kok memberikan batas sekaligus penahan benturan berupa gumpalan kertas atau koran sehingga make-up aman dan tidak mudah bergerak.

Jika memang jumlah make-up yang Anda kirim cukup banyak, sebaiknya Anda memberikan tambahan bubble wrap pada paket tersebut. Pastikan bubble wrap ini cukup tebal agar make-up di dalamnya tetap aman dan tidak mudah pecah, ya?

  1. Pastikan Paket Diisolasi dengan Baik

Meski sudah dimasukkan ke dalam kardus, diberi gumpalan kertas, serta diberi bubble wrap, ada hal lain yang perlu Anda lakukan, yakni memastikan paket make-up yang bakal Anda kirim diisolasi dengan baik sehingga paket berada dalam kondisi aman dan tidak mudah tumpah. Pastikan isolasinya berlapis, ya?

  1. Paket Bisa Diberi Label Fragile

Meski terlihat keras, make-up sebenarnya mudah pecah atau bocor sehingga sebaiknya Anda memberikan label Fragile pada paketnya sebelum benar-benar dikirimkan lewat ekspedisi pengiriman barang. Dengan adanya label ini, maka kurir bakal lebih berhati-hati mengurus paket Anda.

Jika Anda membutuhkan jasa ekspedisi pengiriman barang yang menyediakan layanan untuk mengirim make-up, sebaiknya memakai jasa LJR Logistics saja. Untuk mengetahui detail layanannya, tidak rumit kok. Anda tinggal mengeceknya secara langsung di ljrlogistics.com.

Jasa Pengiriman Barang

Mengirim Bunga dengan Jasa Pengiriman Barang, Begini Caranya?

Kini, semakin banyak orang yang mengirim bunga lewat jasa pengiriman barang. Maklum, orang Indonesia tak lagi menganggap bunga sebagai tanaman hias saja. Realitanya, kini bunga juga dianggap sebagai barang yang bisa memberikan banyak manfaat.

Contohlah, bunga bisa dikirim pasangan kekasih atau keluarga dalam bentuk bucket atau satuan. Jika memang sulit untuk diberikan sendiri karena faktor jarak atau kesibukan, maka mengirimnya dengan jasa pengiriman barang, meskipun pengirimannya jarak dekat atau masih di dalam satu kota juga bisa dilakukan.

Selain itu, kini jual bengi bunga atau tanaman hias juga semakin marak. Jadi, banyak orang yang membelinya secara online sehingga penjual pun tinggal mengirimkannya ke alamat yang dituju dengan menggunakan jasa pengiriman.

Nah, mengingat bunga sama saja dengan tanaman pada umumnya, yakni mudah rusak, patah, atau bahkan mati jika tidak ditangani dengan baik, maka pengirimannya tentu membutuhkan penanganan khusus.

Nah, jika Anda ingin mengirimkannya, sebaiknya perhatikan sejumlah hal berikut ini.

  1. Perhatikan Kondisi Bunga Sebelum Dikirim

Memang, pihak jasa pengiriman barang akan memberikan penanganan khusus pada bunga yang akan Anda kirimkan. Namun, biar semakin mantap memastikannya aman, Anda juga harus memperhatikan kondisi bunga sebelum mengirimnya. Jadi, Anda harus menyiapkannya sebaik mungkin.

Yang paling penting tentu saja adalah menjaga bunga tetap dalam kondisi segar selama dikirim. Ingat, suhu Indonesia cenderung panas sehingga perjalanan selama pengiriman bunga bisa saja membuat bunga layu dengan cepat. Jadi, pastikan suhu udara di sekitar bunga yang Anda kirim cukup sejuk, yakni paling panas 24 derajat Celcius, ya?

Biasanya sih, bunga tinggal ditempatkan di dalam botol atau wadah berisi air demi memastikan kesegarannya. Hanya, pastikan untuk memotong bagian batang dengan tepat ya. Selain itu, trik ini biasanya hanya bisa berlaku pada pengiriman bunga dalam jarak dekat.

Jika perjalanan cukup jauh, bisa kok menempatkan bunga di dalam wadah yang bisa dijaga suhunya karena diberi tambahan es kering atau ice gel. Jika bunganya cukup banyak dan harus benar-benar dijaga suhunya, juga bisa kok memakai wadah semacam kulkas khusus.

Jika masih ada daun pada bunga tersebut, sebaiknya dipotong saja demi mencegah bakteri hingga jamur yang bisa memicu pembusukan dengan lebih cepat. Jika bunganya berada dalam kondisi belum dirangkai, sebaiknya Anda ikat dulu dengan tali, pita, atau karet gelang agar rapi dan lebih mudah ditata.

  1. Perhatikan Wadah Bunga

Sebelum dikirimkan dengan jasa pengiriman barang, sebaiknya Anda tempatkan bunga di wadah yang pas dengan posisi berbaring ya? Wadahnya bisa berupa kardus karton, wadah plastik, atau sejenis ember yang bisa diberi tambahan air yang bis membuat bunga tetap segar.

Jika Anda membutuhkan jasa pengiriman barang untuk mengirim bunga atau barang lainnya, gunakan saja jasa dari LJR Logistics ya? Untuk mengetahui layanannya, tinggal klik saja ljrlogistics.com. Mudah dan aman, kok.

Cargo Logistik

Mengirim Makanan dari Luar Negeri dengan Cargo Logistik? Bisa!

Kita memang bisa mengirim makanan dari Indonesia ke luar negeri dengan cargo logistik. Namun, apakah kita juga bisa melakukan hal sebaliknya? Yakni mengirim makanan dari luar negeri ke sini? Jawabannya sih, bisa di zaman modern seperti sekarang ini.

Menikmati kuliner luar negeri bukan berarti kita haru datang ke negeri tersebut terlebih dahulu. Sejumlah makanan seperti jajanan atau bahkan kue khas luar negeri bisa kok kita beli langsung dari negeri aslinya. Contohlah nih, Anda bahkan bisa membeli ttoppokki khas Korea langsung dari negaranya, bukan?

Selain bisa dibeli langsung dari e-commerce atau marketplace, kini banyak cargo logistik yang memang menyediakan layanan bagi orang Indonesia yang ingin membeli makanan dari luar negeri. Meski begitu, ada beberapa syarat pengiriman barang dari luar negeri yang sebaiknya Anda pahami terlebih dahulu.

Berikut adalah syarat-syarat tersebut.

  • Kalau ingin mengirim makanan dari luar negeri, pastikan makanan tersebut masih dalam kemasan yang dibuat dari produsen aslinya. Contohlah, jajanan atau roti masih di dalam kemasan pabrikannya.
  • Makanan tersebut memilik izin edar atau dipastikan sudah mendapatkan izin dari organisasi yang mengawasi obat-obatan dan makanan dari negara asal.
  • Makanan berada dalam kemasan yang sudah tersegel.
  • Di dalam kemasan makanan, terlihat jelas bahan-bahan pembuatannya.
  • Makanan tersebut bisa disimpan selama lebih dari 6 bulan sebelum tanggal dikirim oleh cargo logistik. Jika kurang dari enam bulan, dianggap sebagai makanan yang mudah rusak.

Melihat fakta ini, bisa dipastikan kalau makanan-makanan seperti snack, bumbu instan, mi instan, atau sejumlah suplemen dan vitamin bisa dikirim. Sebaliknya, makanan-makanan berikut ini justru tidak bakal bisa dikirim.

  • Frozen food dari luar negeri biasanya tidak akan bisa dikirim. Maklum, makanan ini harus ditempatkan di dalam wadah yang bisa diatur suhunya tetap dingin. Jika dipaksakan terus dikirim, ada kemungkinan besar akan rusak dan tidak lagi bisa dikonsumsi begitu mencapai alamat tujuan.
  • Makanan yang memang dilarang untuk masuk ke Indonesia. Contohlah, makanan ini mengandung bahan terlarang seperti ganja yang legal di sejumlah negara lain.
  • Kemasan makanan sama sekali tidak mencantumkan bahan-bahan pembuatnya, termasuk kapan tanggal kadaluarsanya.
  • Jika makanan yang dikirim melebihi batasan impor, bisa jadi Anda tidak akan mendapatkan makanan tersebut karena mengalami masalah saat pengiriman.

Artinya, cargo logistik bakal kesulitan untuk mengirim frozen food, buah dan sayur, sambal khas luar negeri, atau makanan olahan dari sana. Kecuali, jika ada korporasi atau lembaga khusus mengimpornya dari luar negeri sehingga bisa memastikan makanan-makanan tersebut bisa masuk ke Indonesia dengan kondisi terbaik ya?

Nah, jika Anda ingin mengirim makanan dari atau ke luar negeri, bisa kok memakai jasa dari LJR Logistics. Untuk mengetahui syarat pengiriman dan detail lainnya, sebaiknya Anda mengeceknya dulu di situs resminya ljrlogistics.com, ya?