Kita tahu bahwa bisnis ekspor menjanjikan keuntungan yang tinggi. Tinggal bagaimana kita menangkap peluang pasar dan menyediakan barang, komoditas, atau apapun yang bisa diekspor.
Apalagi pemerintah juga memiliki beberapa strategi ekspor nasional diantaranya dengan promosi dan citra Indonesia melalui kegiatan pameran luar negeri, Mengadakan pelatihan SDM ekspor, menjalin perjanjian kerjasama dagang, mendukung daya saing produk UMK, serta pengembangan pasar.
Sebelum anda terjun ke bisnis ekspor ini tentunya anda harus melakukan riset pasar terlebih dahulu.Bersatu bisa dilakukan dengan cara mencari tahu barang apa saja yang cocok digunakan di negara tujuan.Apakah musimnya, coraknya, warnanya, dan berbagai aspek lainnya yang dibutuhkan di negara tujuan. Oleh karena adanya perbedaan selera antara pasar lokal dan global maka semua itu wajib dilakukan, agar bisnis ekspor anda dapat dijalankan sesuai dengan harapan.
Lalu produk-produk apakah yang saat ini dibutuhkan di pasar global dan menarik untuk kita di pertimbangkan?
Menurut data, produk tekstil dengan nilai ekspor pada tahun 2020 lalu sebesar 9,4 juta dolar, Dengan negara tujuan terbesar adalah Amerika Serikat. Disusul dengan produk olahan makanan dengan nilai ekspor sebesar 4,303 juta dolar yang tentunya menarik untuk dipertimbangkan. Selain itu ada juga ada sektor kerajinan dengan nilai ekspor sebesar 678,3 juta dolar ke negara Asia dan Eropa.
Untuk produk tekstil, selain Amerika Serikat juga ada salah satu negara yang potensinya besar membutuhkan produk tekstil dari Indonesia., yaitu adalah Turki. Turki merupakan produsen tekstil dan garmen utama dunia. Sebagai negara pemasok keenam terbesar dunia di bidang tekstil, serat stapel buatan merupakan salah satu produk ekspor terbesar Indonesia ke Turki pada tahun 2019 dengan nilai 366 juta dolar. Selain itu negara Turki juga memiliki lokasi yang strategis untuk skala yang lebih luas. Negara Turki membentang dari Tenggara Eropa sampai ke Asia Barat sehingga negara ini menjadi perantara penting untuk menembus pasar Timur Tengah bahkan Afrika bagian utara.
Juga sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam, Indonesia sangat berpotensi menjadi pengekspor bahan olahan makanan yang diperhitungkan dunia. Adapun ada tiga produk makanan olahan asal Indonesia yang paling dicari di pasar ekspor dunia yaitu udang kemasan, kopi instan, dan makanan olahan seperti waffle, Mie Instan, biskuit, camilan buah, saus, minuman ringan, sereal dan lain sebagainya..
Untuk produk kerajinan pertumbuhan ekspor Indonesia dari tahun ke tahun semakin membaik. produk-produk kerajinan seperti miniatur otomotif, sarung bantal, tirai, kaligrafi cetak dan ukir, dan lain sebagainya masih banyak permintaan.
Nah, potensi bisnis ekspor ini masih sangat bagus untuk ditekuni. jika anda tertarik untuk terjun ke bisnis ekspor ini anda harus tekun dalam melakukan riset pasar terlebih dahulu, dan juga pandai dalam menentukan jasa pengiriman yang murah dan dapat diandalkan.