Jasa Pengiriman

Paket yang Dikirim Jasa Pengiriman Tak Sampai-Sampai? Lakukan Hal Ini

Dalam beberapa kasus, pengiriman barang tidak berjalan sesuai dengan rencana. Contohlah, saat Anda mengecek situs atau aplikasi dari jasa pengiriman, barang tak sampai-sampai dan terus berada dalam perjalanan. Jika sampai hal ini terjadi, kira-kira apa ya yang perlu dilakukan?

Apapun jenis barang yang dikirimkan, semahal atau semurah apapun barang tersebut, Anda pasti kurang berkenan jika pengirimannya mengalami masalah. Apalagi jika barang justru seperti entah nyasar kemana. Anda tentu akan merasa dirugikan, bukan?

Untungnya, bukan berarti Anda hanya bisa menunggu keterangan dari pihak jasa pengiriman terkait dengan masalah pengiriman barang ini. Ada kok yang bisa Anda lakukan jika mengalami masalah ini. Apa saja, ya?

  1. Perhatikan Resi Pengiriman Barang yang Anda Pegang

Hal pertama yang harus Anda cek tentu saja adalah resi alias semacam kuitansi yang diberikan pihak penyedia jasa usai Anda menyerahkan barang yang Anda ingin kirimkan ke mereka. Perhatikan semua detail yang tertulis di resi tersebut. Namun, yang harus Anda benar-benar cek adalah bagian alamat penerima.

Pastikan alamat penerimanya benar dan sesuai, hingga ke detail terkecil. Jika ada yang kurang tepat atau kurang jelas, bisa jadi membuat kurir bingung sehingga tidak bisa menemukan alamat yang dituju. Kalau sudah begini, pantas saja bukan kalau barang tak sampai-sampai.

Perhatikan pula apakah nomor telepon penerima masih aktif. Biasanya, dari pihak kurir jasa pengiriman akan menghubungi nomor tersebut untuk memastikan barang bisa diterima. Jika nomornya tidak aktif dan alamat susah untuk dihubungi, tentu akan membuat kurir kesulitan mengirimkan barang ke tujuan.

  1. Cek Nomor Resi di Situs dari Penyedia Jasa yang Mengirimkan Paket Anda

Pihak penyedia jasa pengiriman seperti LJR Logistics biasanya sudah memiliki situs yang memungkinkan Anda bisa melakukan tracking barang yang Anda kirim. Contohlah, Anda tinggal mengeceknya di situs ljrlogistics.com. Di sana, Anda bisa mengetahui di mana posisi barang Anda.

Di situs tersebut, barang bisa saja tertulis masih di kota tempat Anda mengirim barang, di pelabuhan atau bandara, hingga di kota tempat tujuan sebelum sampai ke alamat. Jika ada kendala pengiriman, biasanya juga akan ada keterangannya.

Jika barang tertulis sudah diterima namun pihak penerima merasa belum mendapatkannya, Anda bahkan bisa mengetahui siapa nama orang yang mendapatkan barang tersebut. Jadi, Anda pun bisa meminta konfirmasi ke pihak jasa untuk mengirimkan barang.

  1. Segera Hubungi Pihak Logistik

Jika pengiriman barang bermasalah, Anda tentu harus menghubungi pihak penyedia jasa pengiriman untuk mengetahui apa yang terjadi. Jika barang sudah bisa dikonformasikan posisinya, tentu akan lebih baik karena barang bisa kembali dikirimkan ke tujuan. Jika tidak, setidaknya barang bisa dikembalikan ke pengirim deh.

Meski menjamin keamanan paket, bukan berarti ekspedisi pengiriman barang murah harus bertanggung jawab akan kondisi botol madu yang Anda kirimkan

Mengirim Madu Botol dengan Jasa Ekspedisi Pengiriman Barang Murah, Begini Caranya

Salah satu benda yang banyak diminati sejak masa pandemi adalah madu. Tak hanya nikmat untuk dikonsumsi, madu juga baik untuk kesehatan dan disebut-sebut bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Masalahnya, Anda tidak bisa asal mengirim madu dengan ekspedisi pengiriman barang murah.

Maklum, madu termasuk dalam barang dengan bentuk cair. Otomatis, penanganannya juga tidak semudah sebagaimana Anda mengirim barang berbentuk padat. Selain itu, terkadang botol madu adalah kaca atau plastik yang rentan pecah atau rusak. Jika tidak ditangani dengan baik, bisa jadi madu tumpah atau bocor selama perjalanan, deh.

Nah, berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengirim madu botol dengan ekspedisi pengiriman barang murah.

  1. Cek Kardus yang Dipakai untuk Membungkus Madu Botol

Akan jauh lebih baik jika kardus yang dipakai sebagai wadah botol madu memiliki ukuran yang pas, tidak terlalu kecil, apalagi terlalu besar. Kalau terlalu kecil, jelas akan tidak muat dan percuma. Sementara, jika terlalu besar, akan membuat botol madu mudah bergoyang atau terbentur selama perjalanan pengiriman.

Meski begitu, jika memang kardusnya sedikit lebih besar, Anda bisa mengakalinya dengan menambahkan gumpalan kertas atau koran sehingga membuat botol madu tidak akan mudah goyang di dalam kardus. Setelah masuk, tutup kardus dan berikan isolasi agar kardus tidak mudah terbuka atau robek.

  1. Botol Madu Harus Ditutup Rapat

Meski menjamin keamanan paket, bukan berarti ekspedisi pengiriman barang murah harus bertanggung jawab akan kondisi botol madu yang Anda kirimkan. Oleh karena alasan inilah, pastikan kalau botol madunya berada dalam kondisi tertutup rapat atau bahkan disegel. Pastikan juga meski posisinya miring atau terbalik, madu tidak akan mudah tumpah, ya?

  1. Botol Madu Bisa Diberi Tambahan Bubble Wrap

Mengingat botol madu, baik itu yang terbuat dari kaca ataupun yang terbuat dari plastik, mudah pecah jika terbentur atau tertekan, akan jauh lebih baik jika Anda memberikan lapisan bubble wrap pada botolnya. Pastikan juga diberi isolasi sehingga bubble wrap bisa memberikan perlindungan dengan maksimal, ya?

Akan jauh lebih baik juga jika anda menempatkan botol ini ke dalam kantong plastik dengan tambahan segel. Tujuannya tentu saja demi mengantisipasi jika terjadi kerusakan atau kebocoran pada botol sehingga madu pun masih bisa tertampung pada kantong plastik tersebut.

  1. Alamat Penerima Ditulis di Bagian Luar Paket

Ingat ya, alamat penerima madu botol yang Anda kirim ditulis di bagian luar paket, bukannya di botolnya. Hal ini tentu akan memudahkan petugas dari ekspedisi pengiriman barang murah untuk melakukan pendataan sebelum madu akhirnya dikirimkan.

Jika Anda membutuhkan jasa ekspedisi pengiriman barang murah untuk mengirim berbagai jenis barang, sebaiknya memakai jasa LJR Logistics saja. Dijamin bisa memberikan kepuasan, kok.

Tempat Pengiriman Barang Terdekat

Perhatikan Cara Menulis Alamat Sebelum Mengirim Paket di Tempat Pengiriman Barang Terdekat

Salah satu hal yang pasti Anda lakukan sebelum mengirim paket di tempat pengiriman barang terdekat adalah menuliskan alamat dari paket tersebut. Tanpa adanya alamat, tentu mustahil paket bisa sampai ke tujuan.

Meski begitu, bukan berarti alamat adalah hal terpenting dalam mengirim sebuah barang. Ada sejumlah hal lain yang patut untuk Anda cermati dalam mengirim paket sehingga barang bisa sampai ke tujuan.

Berikut adalah hal-hal tersebut. Simak baik-baik, ya?

  1. Ingat, Packing Barang Harus Dilakukan dengan Baik

Meski sudah dimasukkan ke dalam kardus, Anda tetap harus melakukan packing paket barang sebelum menempatkannya di tempat pengiriman barang terdekat. Bukannya kardus tidak cukup kuat atau kurang baik sebagai tempat penyimpanan barang, hal ini penting demi memastikan barang bisa terkirim sampai ke tujuan.

Pastikan packing dilakukan dengan rapi dan kuat sehingga barang tidak mudah bocor. Jika perlu, beri tambahan bubble wrap, isolasi, dan lain-lain. Bahkan, jika memang perlu diberi tambahan packing kayu untuk memperkuat keamanan paket, juga bakal lebih baik.

  1. Alamat Bisa Ditulis Tangan atau Diprint

Setelah memastikan paket dipacking dengan baik, Anda bisa mulai menuliskan alamat. Caranya adalah dengan ditulis tangan atau diketik dengan komputer dan kemudian diprint. Setelahnya, print-printan alamat ini tinggal ditempel ke bagian luar paket.

Jika ditulis tangan, pastikan tulisannya jelas dan cukup besar sehingga bisa dibaca dengan mudah oleh petugas di tempat pengiriman barang terdekat atau kurirnya. Jika Anda menempelkan hasil print alamat, pastikan juga diberi tambahan isolasi agar tulisan alamat tidak mudah rusak akibat terkena tetesan cairan atau robek selama perjalanan.

Pastikan dalam penulisan alamat ini Anda menyertakan nama penerima, alamat lengkap penerima hingga ke nomor rumah atau bangunan, jalan, dan lain-lain. Jika ada nomor kode pos, bakal jauh lebih baik karena tentu semakin memudahkan petugas pengiriman untuk menyortir paket.

Pastikan juga menuliskan nomor telepon tujuan ya. Jika ada alternatif nomor telepon, juga bakal lebih baik. Jadi, seandainya pihak penerima paket tidak ada di lokasi alamat, kurir bisa menghubungi nomor telepon tersebut.

  1. Format Alamat yang Perlu Anda Perhatikan

Sebelum dikirim ke tempat pengiriman barang terdekat, Anda perlu menuliskan alamat tujuan dengan format berupa nama penerima ditulis paling atas. Jika perlu, tuliskan dengan ukuran huruf lebih besar. Sertakan nomor teleponnya langsung di bawah atau di samping nama penerima tersebut.

Setelah itu, Anda tinggal menuliskan alamat dari lingkungan terkecil seperti RT/RW atau nama dan nomor jalan, nama dukuh, lalu nama desa atau kelurahan, nama kecamatan, nama kota atau kabupaten, nama provinsi, dan kode pos. Jika tujuannya adalah luar negeri, sertakan pula nama negara tujuan dengan nama internasionalnya. Contohlah, jangan menulis Selandia Baru, tapi New Zealand.

Jika Anda ingin mengirim paket di tempat pengiriman barang terdekat, bisa kok memakai jasa LJR Logistics. Tinggal klik ljrlogistics.com untuk mengetahui jenis layanan yang disediakan. Simpel, bukan?

Ekspedisi Surabaya Jakarta

Tips Packing Sepeda untuk Pengiriman dengan Ekspedisi Surabaya Jakarta

Semenjak pandemi, sepeda telah berubah menjadi alat transportasi penuh gengsi. Bahkan, banyak orang yang sengaja mengirimkannya dengan ekspedisi Surabaya Jakarta hanya demi merasakan sensasi gowes di kota lain. Nah, jika Anda berniat untuk melakukannya, bisa kok memahami sejumlah tips packing sepeda yang baik.

Ekspedisi Surabaya Jakarta biasanya tidak terlalu rumit jika dibandingkan dengan pengiriman barang di daerah-daerah lain. Maklum, meski jarak kedua kota ini cukup jauh, masih di dalam satu pulau yang sama. Otomatis, pilihan mengirim barang di antara kedua kota ini pun cukup banyak. Sebagai contoh, selain dengan transportasi berupa truk, Anda juga bisa mengirim sepeda dengan menggunakan moda kereta.

Omong-omong, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan jika mengirim sepeda. Berikut adalah berbagai hal tersebut.

  1. Gunakan Kardus Sebagai Pelapis Kerangka Sepeda

Kardus ini dipakai sebagai pemberi lapisan pada kerangka sepeda agar tidak mudah lecet atau penyok saat terbentur. Jadi, bukan untuk menyimpan sepeda yang ukurannya biasanya besar, ya?

Jadi, Anda bisa membeli kardus murah di pasar atau toko-toko terdekat dan mengguntingnya sesuai dengan kebutuhan. Setelah itu, potongan kardus ini ditempatkan pada kerangka sepeda dan kemudian diisolasi sehingga berfungsi seperti pembungkus. Sejumlah bagian yang biasanya dilepas saat pengiriman seperti sadel atau pedal juga bisa kok dibungkus dengan kardus.

  1. Sebaiknya Ban Depan Dilepas

Sebaiknya Anda melepas ban depan agar memudahkan pengiriman sepeda dengan ekspedisi Surabaya Jakarta. Dengan melepasnya, maka ukuran sepeda jadi tidak terlalu panjang dan tidak terlalu banyak memakan ruang saat dikirim.

Sejumlah bagian sepeda lain juga sebaiknya Anda lepas dan bungkus dengan kardus seperti pedal, stang, dan sadel. Oh iya, kalu ban belakang, sebaiknya tidak dilepas karena ada bagian yang cukup rumit seperti groupset.

  1. Jika Ada Dus untuk Menyimpan Sepeda, Tentu Bakal Lebih Baik

Sejumlah jasa penyedia ekspedisi Surabaya Jakarta menyediakan dus untuk mengirimkan sepeda. Dus ini cukup panjang meski tidak terlalu lebar atau tinggi dengan ukuran yang menyesuaikan dengan sepeda. Jadi, meski sepeda Anda berukuran besar atau bahkan sepeda lipat, bisa kok ditempatkan di dalamnya. Dengan catatan, sejumlah bagian yang harus dilepas sebaiknya dilepas sebelum dimasukkan.

Biasanya sih, dus ini cukup tebal demi memastikannya cukup kuat untuk dimasuki sepeda. Jadi, kurir tinggal mengangkat kardus ini dengan mudah sebelum dikirimkan.

Oh iya, tidak semua orang ternyata bisa memasukkan sepeda ini ke dalam dus dengan baik. Jika Anda salah melakukannya, bisa-bisa kardus malah akan rusak. Nah, jika sudah begini, sebaiknya Anda melihat dulu tutorialnya di internet, ya?

Jika Anda membutuhkan jasa ekspedisi Surabaya Jakarta untuk mengirim sepeda, tak perlu khawatir. Bisa kok memakai jasa LJR Logistics. Nah, untuk mengetahui layanannya, klik saja di situs ljrlogistics.com, ya?

Ekspedisi Pengiriman Barang

Tips Mengirim Make-Up dengan Ekspedisi Pengiriman Barang

Jenis layanan yang disediakan oleh ekspedisi pengiriman barang memang semakin beragam. Kini, Anda bisa mengirim barang apa saja, termasuk yang terkesan remeh seperti make-up. Nah, jika Anda ingin melakukannya, sebaiknya ketahui beberapa hal agar barang bisa tiba di tujuan dengan kondisi terbaik, ya?

Beda dengan di zaman dahulu, kini make-up bisa dibeli secara online. Hal ini disebabkan oleh semakin berkembangnya toko-toko online yang menyediakan wadah bagi penjual dan pembeli bertransaksi secara langsung hanya dengan ponsel atau gawai lainnya. Dampaknya, pembelian make-up juga semakin meningkat.

Nah, kalau Anda ingin mengirim make-up dengan ekspedisi pengiriman barang untuk keperluan bisnis, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan.

Berikut adalah beberapa di antaranya.

  1. Pastikan Peralatan Make-Up Dibungkus dengan Tepat

Biasanya sih, peralatan make-up ditempatkan di dalam wadah lalu ditempatkan di dalam kotak kardus. Jika cukup, kotak kardusnya seukuran kotak sepatu. Meski begitu, terkadang make-up juga ditempatkan di dalam wadah kantung plastik yang bisa disegel sehingga tidak mudah dirusak atau dibuka. Sayangnya, khusus untuk kantung plastik, kurang bisa melindungi dari tekanan sehingga jika make-up tertindih paket atau barang lain, ada risiko mengalami kerusakan.

Oleh karena alasan inilah, pastikan bungkus make-up aman dan kuat sehingga membuat barang-barang di dalamnya tidak mudah rusak, bocor, atau pecah.

  1. Sebaiknya Paket Make-Up Dipacking dengan Pas

Sebelum Anda menyerahkannya ke ekspedisi pengiriman barang, pastikan Anda melakukan packing dengan baik. Contohlah, make-up di dalam kardus tidak saling berhimpitan atau tumpang tindih. Anda bisa kok memberikan batas sekaligus penahan benturan berupa gumpalan kertas atau koran sehingga make-up aman dan tidak mudah bergerak.

Jika memang jumlah make-up yang Anda kirim cukup banyak, sebaiknya Anda memberikan tambahan bubble wrap pada paket tersebut. Pastikan bubble wrap ini cukup tebal agar make-up di dalamnya tetap aman dan tidak mudah pecah, ya?

  1. Pastikan Paket Diisolasi dengan Baik

Meski sudah dimasukkan ke dalam kardus, diberi gumpalan kertas, serta diberi bubble wrap, ada hal lain yang perlu Anda lakukan, yakni memastikan paket make-up yang bakal Anda kirim diisolasi dengan baik sehingga paket berada dalam kondisi aman dan tidak mudah tumpah. Pastikan isolasinya berlapis, ya?

  1. Paket Bisa Diberi Label Fragile

Meski terlihat keras, make-up sebenarnya mudah pecah atau bocor sehingga sebaiknya Anda memberikan label Fragile pada paketnya sebelum benar-benar dikirimkan lewat ekspedisi pengiriman barang. Dengan adanya label ini, maka kurir bakal lebih berhati-hati mengurus paket Anda.

Jika Anda membutuhkan jasa ekspedisi pengiriman barang yang menyediakan layanan untuk mengirim make-up, sebaiknya memakai jasa LJR Logistics saja. Untuk mengetahui detail layanannya, tidak rumit kok. Anda tinggal mengeceknya secara langsung di ljrlogistics.com.

Jasa Pengiriman Barang

Mengirim Bunga dengan Jasa Pengiriman Barang, Begini Caranya?

Kini, semakin banyak orang yang mengirim bunga lewat jasa pengiriman barang. Maklum, orang Indonesia tak lagi menganggap bunga sebagai tanaman hias saja. Realitanya, kini bunga juga dianggap sebagai barang yang bisa memberikan banyak manfaat.

Contohlah, bunga bisa dikirim pasangan kekasih atau keluarga dalam bentuk bucket atau satuan. Jika memang sulit untuk diberikan sendiri karena faktor jarak atau kesibukan, maka mengirimnya dengan jasa pengiriman barang, meskipun pengirimannya jarak dekat atau masih di dalam satu kota juga bisa dilakukan.

Selain itu, kini jual bengi bunga atau tanaman hias juga semakin marak. Jadi, banyak orang yang membelinya secara online sehingga penjual pun tinggal mengirimkannya ke alamat yang dituju dengan menggunakan jasa pengiriman.

Nah, mengingat bunga sama saja dengan tanaman pada umumnya, yakni mudah rusak, patah, atau bahkan mati jika tidak ditangani dengan baik, maka pengirimannya tentu membutuhkan penanganan khusus.

Nah, jika Anda ingin mengirimkannya, sebaiknya perhatikan sejumlah hal berikut ini.

  1. Perhatikan Kondisi Bunga Sebelum Dikirim

Memang, pihak jasa pengiriman barang akan memberikan penanganan khusus pada bunga yang akan Anda kirimkan. Namun, biar semakin mantap memastikannya aman, Anda juga harus memperhatikan kondisi bunga sebelum mengirimnya. Jadi, Anda harus menyiapkannya sebaik mungkin.

Yang paling penting tentu saja adalah menjaga bunga tetap dalam kondisi segar selama dikirim. Ingat, suhu Indonesia cenderung panas sehingga perjalanan selama pengiriman bunga bisa saja membuat bunga layu dengan cepat. Jadi, pastikan suhu udara di sekitar bunga yang Anda kirim cukup sejuk, yakni paling panas 24 derajat Celcius, ya?

Biasanya sih, bunga tinggal ditempatkan di dalam botol atau wadah berisi air demi memastikan kesegarannya. Hanya, pastikan untuk memotong bagian batang dengan tepat ya. Selain itu, trik ini biasanya hanya bisa berlaku pada pengiriman bunga dalam jarak dekat.

Jika perjalanan cukup jauh, bisa kok menempatkan bunga di dalam wadah yang bisa dijaga suhunya karena diberi tambahan es kering atau ice gel. Jika bunganya cukup banyak dan harus benar-benar dijaga suhunya, juga bisa kok memakai wadah semacam kulkas khusus.

Jika masih ada daun pada bunga tersebut, sebaiknya dipotong saja demi mencegah bakteri hingga jamur yang bisa memicu pembusukan dengan lebih cepat. Jika bunganya berada dalam kondisi belum dirangkai, sebaiknya Anda ikat dulu dengan tali, pita, atau karet gelang agar rapi dan lebih mudah ditata.

  1. Perhatikan Wadah Bunga

Sebelum dikirimkan dengan jasa pengiriman barang, sebaiknya Anda tempatkan bunga di wadah yang pas dengan posisi berbaring ya? Wadahnya bisa berupa kardus karton, wadah plastik, atau sejenis ember yang bisa diberi tambahan air yang bis membuat bunga tetap segar.

Jika Anda membutuhkan jasa pengiriman barang untuk mengirim bunga atau barang lainnya, gunakan saja jasa dari LJR Logistics ya? Untuk mengetahui layanannya, tinggal klik saja ljrlogistics.com. Mudah dan aman, kok.

Cargo Logistik

Mengirim Makanan dari Luar Negeri dengan Cargo Logistik? Bisa!

Kita memang bisa mengirim makanan dari Indonesia ke luar negeri dengan cargo logistik. Namun, apakah kita juga bisa melakukan hal sebaliknya? Yakni mengirim makanan dari luar negeri ke sini? Jawabannya sih, bisa di zaman modern seperti sekarang ini.

Menikmati kuliner luar negeri bukan berarti kita haru datang ke negeri tersebut terlebih dahulu. Sejumlah makanan seperti jajanan atau bahkan kue khas luar negeri bisa kok kita beli langsung dari negeri aslinya. Contohlah nih, Anda bahkan bisa membeli ttoppokki khas Korea langsung dari negaranya, bukan?

Selain bisa dibeli langsung dari e-commerce atau marketplace, kini banyak cargo logistik yang memang menyediakan layanan bagi orang Indonesia yang ingin membeli makanan dari luar negeri. Meski begitu, ada beberapa syarat pengiriman barang dari luar negeri yang sebaiknya Anda pahami terlebih dahulu.

Berikut adalah syarat-syarat tersebut.

  • Kalau ingin mengirim makanan dari luar negeri, pastikan makanan tersebut masih dalam kemasan yang dibuat dari produsen aslinya. Contohlah, jajanan atau roti masih di dalam kemasan pabrikannya.
  • Makanan tersebut memilik izin edar atau dipastikan sudah mendapatkan izin dari organisasi yang mengawasi obat-obatan dan makanan dari negara asal.
  • Makanan berada dalam kemasan yang sudah tersegel.
  • Di dalam kemasan makanan, terlihat jelas bahan-bahan pembuatannya.
  • Makanan tersebut bisa disimpan selama lebih dari 6 bulan sebelum tanggal dikirim oleh cargo logistik. Jika kurang dari enam bulan, dianggap sebagai makanan yang mudah rusak.

Melihat fakta ini, bisa dipastikan kalau makanan-makanan seperti snack, bumbu instan, mi instan, atau sejumlah suplemen dan vitamin bisa dikirim. Sebaliknya, makanan-makanan berikut ini justru tidak bakal bisa dikirim.

  • Frozen food dari luar negeri biasanya tidak akan bisa dikirim. Maklum, makanan ini harus ditempatkan di dalam wadah yang bisa diatur suhunya tetap dingin. Jika dipaksakan terus dikirim, ada kemungkinan besar akan rusak dan tidak lagi bisa dikonsumsi begitu mencapai alamat tujuan.
  • Makanan yang memang dilarang untuk masuk ke Indonesia. Contohlah, makanan ini mengandung bahan terlarang seperti ganja yang legal di sejumlah negara lain.
  • Kemasan makanan sama sekali tidak mencantumkan bahan-bahan pembuatnya, termasuk kapan tanggal kadaluarsanya.
  • Jika makanan yang dikirim melebihi batasan impor, bisa jadi Anda tidak akan mendapatkan makanan tersebut karena mengalami masalah saat pengiriman.

Artinya, cargo logistik bakal kesulitan untuk mengirim frozen food, buah dan sayur, sambal khas luar negeri, atau makanan olahan dari sana. Kecuali, jika ada korporasi atau lembaga khusus mengimpornya dari luar negeri sehingga bisa memastikan makanan-makanan tersebut bisa masuk ke Indonesia dengan kondisi terbaik ya?

Nah, jika Anda ingin mengirim makanan dari atau ke luar negeri, bisa kok memakai jasa dari LJR Logistics. Untuk mengetahui syarat pengiriman dan detail lainnya, sebaiknya Anda mengeceknya dulu di situs resminya ljrlogistics.com, ya?

Tips Memilih Kue Lebaran

Tips Memilih Kue Lebaran, Biar Idul fitri Semakin Meriah!

Selain ketupat dan opor ayam, ada hal lain yang juga identik dengan Lebaran atau Hari Raya Idul fitri, yakni kue Lebaran. Kue-kue ini bisa berupa nastar, kastengel, putri salju, dan lain-lain. Biasanya sih, sejak Ramadan, kue-kue ini bisa kamu temukan di mana saja.

Selain di toko kue, supermarket, dan minimarket, Anda bisa mendapatkan kue Lebaran dari teman, keluarga, atau tetangga yang membuatnya. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkannya dari toko online. Pilihannya memang jadi banyak. Tapi, hal ini tentu membuat Anda semakin bingung untuk memilihnya, bukan?

Berikut adalah sejumlah tips memilih kue Lebaran yang bisa Anda terapkan.

  1. Perhatikan Warna Kue

Sebagian kue Lebaran memiliki warna emas atau kecokelatan karena dipanggang. Nah, warna dari kue ini bisa kok dijadikan patokan apakah kue ini memiliki rasa yang enak atau tidak. Kue dengan warna kuning keemasan, kecokelatan, serta yang tidak pucat sebaiknya Anda jadikan prioritas karena kondisinya masih baik dan layak untuk dimakan.

Beda cerita jika warna kue Lebaran sudah memudar, pucat, atau bahkan cenderung putih. Jika sudah begini, ada kemungkinan kue ini sudah sangat lama atau bahkan sebenarnya sudah kadaluarsa. Sebaiknya yang ini tidak dipilih, ya?

Selain itu, Anda juga harus mewaspadai kue kering kemasan yang memiliki warna yang terlihat mencolok dan kurang natural. Bisa jadi kue-kue ini memakai zat pewarna yang kurang baik bagi kesehatan. Akan jauh lebih baik jika Anda membeli telur yang memakai bahan telur untuk pewarna alaminya saja.

  1. Sebaiknya Pilih yang Sudah Pasti Disukai

Daripada memilih kue hanya untuk coba-coba atau penasaran, akan jauh lebih baik jika Anda memilih kue yang sudah dipastikan enak dan disukai banyak orang. Selain itu, jika sudah tahu merek apa yang dijamin enak atau di mana tempat membeli kue yang cocok dengan selera Anda, tak ada salahnya untuk membelinya kembali untuk Lebaran tahun ini.

Meski begitu, jika memang Anda pengin mencoba kue baru atau merek baru, cobalah dalam jumlah sedikit seperti satu toples saja dulu. Jadi, andai ternyata rasanya kurang sesuai dengan harapan, Anda tidak akan begitu kecewa.

  1. Perhatikan Kemasannya

Jika Anda tidak membeli kue dari produsen rumahan, maka pastikan bahwa kemasan dari kue tersebut tidak rusak dan berada dalam kondisi yang rapi. Jika tidak tertutup rapat, dikhawatirkan kualitas kue berkurang dengan drastis atau bahkan dimasuki serangga sepertu semut. Kalau sudah begini, kue bisa saja jadi alot, tidak lagi renyah, dan kurang terasa enak.

  1. Pastikan Aromanya Masih Bagus

Karena dikemas, Anda tentu tidak bisa mencicipinya. Nah, untuk mengakalinya, coba deh mengecek aromanya. Jika masih wangi dan enak, maka masih layak untuk dikonsumsi. Jika sudah bau, tentu ada risiko kue ini sudah kadaluarsa atau tak lagi enak.

Jasa Pengiriman

Cara Mengambil Barang Dari Luar Negeri yang Dikirim dengan Jasa Pengiriman

Di zaman yang serba modern seperti sekarang ini, sangat mudah untuk melakukan pengiriman barang. Anda bahkan bisa membeli barang dari luar negeri. Hal ini disebabkan oleh layanan jasa pengiriman yang semakin luas.

Sebenarnya sih, andil terbesar dari semakin mudahnya membeli barang dari luar negeri adalah berkembangnya marketplace atau e-commerce di Indonesia. Dampaknya, banyak barang-barang dari luar negeri yang bisa dibeli lewat ponsel atau laptop Anda. Sangat mudah, ya?

Meski begitu, ternyata ada lho beberapa hal yang harus Anda perhatikan jika membeli barang dari luar negeri. Maklum, yang terlibat dalam prosesnya tidak hanya jasa pengiriman barang, melainkan juga ada pihak-pihak lain, termasuk yang mengurus pajak.

Mengenal Aturan Pajak Jika Membeli Barang dari Luar Negeri

Satu hal yang harus Anda cermati jika Anda membeli barang dari luar negeri adalah adanya aturan pajak yang harus dibayar. Kalau menurut aturan dari Kementerian Keuangan yang dirilis tanggal 30 Januari 2020 sih, kalau barang yang Anda beli memiliki nilai lebih dari 3 Dollar AS, maka akan dikenakan pajak impor. Seberapa banyak ya biaya pajaknya?

Aturan tersebut adalah PMK 199/PMK.10/2019. Berikut adalah biaya pajak tersebut.

  1. Kalau barang yang Anda beli masuk dalam kategori barang umum, maka pajak yang dikenakan sebesar 17,5 persen.
  2. Kalau barang yang Anda beli masuk dalam kategori barang khusus seperti tas, maka pajaknya bakal sekitar 5 sampai 40 persen.
  3. Jika barang yang Anda beli masuk dalam kategori barang khusus seperti pakaian, pajaknya bakal dikenakan 32,5 persen sampai 45 persen.
  4. Jika barangnya adalah sepatu, pajaknya mencapai 42,5 persen sampai 50 persen.

Omong-omong ya, pajak tersebut sudah termasuk Cost Insurance and Freight atau sudah termasuk biaya asuransi dan ongkos kirim.

Bagaimana Prosedur Membayar Barang dari Luar Negeri

Jikalau Anda membelinya langsung dari e-commerce atau marketplace, biasanya sih barang bakal langsung dikirim ke rumah oleh jasa pengiriman. Jadi, semua biaya yang Anda bayar sudah termasuk biaya lain-lain. Beda cerita jika barangnya memang dikirimkan dari perorangan atau bisnis dari luar negeri, bisa jadi Anda perlu mengambilnya di kantor jasa penyedia pengiriman barang di Indonesia.

Biasanya sih, jika barang yang dikirim cukup mahal, maka dari pihak jasa pengiriman akan memberikan informasi bahwa barang tersebut sudah sampai. Apalagi jika ternyata masih ada biaya pajak yang perlu Anda bayarkan.

Pemberitahuan soal barang ini bisa didapat lewat telepon, SMS, e-mail, atau pesan WhatsApp. Anda bisa membayar pajak itu via online, transfer rekening bank, atau bahkan langsung ke kantor pengiriman barang.

Jika Anda membutuhkan jasa pengiriman barang, tak perlu ragu. Tinggal gunakan saja jasa dari LJR Logistics yang dikenal sudah berpengalaman dalam hal ini.

Tips Aman Mudik

Tips Aman Mudik dengan Menggunakan Sepeda Motor

Meski pemerintah sudah mengimbau masyarakat untuk tidak mudik dengan menggunakan sepeda motor, tetap saja diprediksi lebih dari 17 juta orang bakal melakukannya. Nah, jika Anda adalah salah satunya, sebaiknya memperhatikan beberapa hal agar selamat sampai tujuan, ya?

Ada banyak alasan mengapa pemudik memilih untuk memakai sepeda motor. Ukuran kendaraan yang kecil membuatnya gesit dan bisa mencapai tujuan cukup cepat. Konsumsi bahan bakarnya juga cenderung hemat. Masalahnya, risiko kecelakaannya tinggi. Di samping itu, jika sudah berkendara lebih dari tiga jam, biasanya tubuh sudah terasa lelah dan konsentrasi bisa menurun. Apalagi jika Anda juga mudik sembari berpuasa.

Oleh karena itulah, Anda sebaiknya sering-sering beristirahat saat mudik dengan memakai sepeda motor. Jika sudah merasa lelah atau mengantuk, menepilah di pinggir jalan atau rest area demi kembali mengumpulkan energi serta kewaspadaan saat kembali berkendara.

Selain itu, perhatikan sejumlah tips aman mudik dengan sepeda motor berikut ini, ya?

  1. Rencanakan Perjalanan dengan Baik

Pastikan sepeda motor sudah di-service, ganti oli, dicek pengemerannya, dan berbagai hal lain yang membuatnya bisa dikendarai dengan aman tanpa gangguan apapun. Selain itu, rencanakan juga seperti apa barang-barang nanti dibawa. Intinya sih, jangan sampai barang yang dibawa terlalu banyak atau bahkan mengganggu kelancaran mengemudi.

Jangan lupa juga untuk memakai pengaman seperti helm yang sudah berstandar SNI, jaket penahan angin, jas hujan, dan perlengkapan lainnya.

  1. Rencanakan Rute Perjalanan dengan Baik

Namanya juga mudik, pasti perjalanannya bakal lebih ramai dari biasanya. Meski begitu, bukan berarti Anda bisa sembarangan memilih jalan yang sepi. Pastikan untuk mengecek rutenya dulu di Google Maps. Jangan baru mencarinya saat di perjalanan karena bisa jadi akan membuat Anda malah tersesat, lho.

Ingat, sebaiknya Anda juga beristirahat setiap kali sudah menempuh perjalanan selama 2 atau 2,5 jam. Soalnya, kalau sudah melebihi tiga jam, tubuh biasanya bakal merasa lelah.

  1. Sebelum Memulai Perjalanan, Jaga Kondisi Tubuh

Tidur cukup sebelum memulai perjalanan bisa mencegah Anda mengantuk. Selain itu, pastikan Anda menjaga kondisi tubuh agar selalu sehat, bugar, dan berada dalam kondisi fit. Jika memang tetap berpuasa, pastikan untuk mengonsumsi makanan bergizi, cukup minum, dan jika perlu mengonsumsi suplemen, ya?

  1. Hindari Kafein Saat Sahur

Kopi atau teh jika dikonsumsi saat sahur bisa membuat Anda lebih sering buang air kecil. Dampaknya, cairan tubuh bisa berkurang banyak dan akhirnya mempengaruhi konsentrasi Anda selama berkendara di siang hari selama berpuasa.

Jika bisa, lebih baik mudik dengan sepeda motor di malam hari usai berbuka puasa karena bisa membuat Anda makan dan minum jika merasa lapar atau haus. Hanya, mengingat di malam hari Anda juga rentan mengantuk dan jarak pandangnya lebih terbatas, Anda harus benar-benar berhati-hati, ya?

PROMO LEBARAN DIPERPANJANG!

Promo gratis kirim hingga 200 kg diperpanjang sampai 26 April 2022

Hai sobat bisnis LJR, karena banyak permintaan, Promo lebaran diperpanjang sampai tanggal 26 April nih. Buruan.. siapa cepat dia dapat!
S&K

GRATIS KIRIM BARANG 200kg!

Hallo Sobat Bisnis LJR Logistics, Yuk kirim barang di bulan Maret ini dengan Promo Gratis kirim hingga 200kg ke seluruh Indonesia

Buruan Pakai Promonya dan baca s&k dibawah ini ya :

S&K PROMO sbb :

– Periode Promosi 04 – 14 apr 2022
– Berlaku untuk New Cust.
– Promo ini berlaku untuk Jenis Usaha “Perusahaan dan UMKM”
– Kuota Berat barang yang di berikan oleh LJR sebanyak 200kg
– untuk New Customer yang bisa di pakai untuk beberapa kali pengiriman

(Selama Kuota kirim sebanyak 200kg masih ada) Dari seluruh country Origin

(Cabang LJR Logistics) Ke Seluruh Indonesia (Cabang LJR Logistics)
– Untuk New Cust. Promo ini berlaku untuk Regular Service dari seluruh

Cabang LJR Logistics & Ke seluruh Indonesia (Cabang LJR Logistics)
– barang yg dikirim bukan product DG & Heavy Cargo
– Jika sudah menggunakan Promo ini New Customer Bersedia untuk mengisi form kepuasan pelanggan.
– Untuk Promo ini tidak dapat diuangkan / dicairkan dalam bentuk uang tunai
– Tulis Kode PROMO RAMADHAN di STTB untuk mendapatkan Promo ini
– Dengan melakukan transaksi di dalam program ini, maka Customer dianggap

mengerti dan menyetujui semua syarat dan ketentuan yang berlaku.

Segera Hubungi Marketing Support Kami di :

081 1400 1800

LJR LOGISTICS

We R Faster & Better

Cargo Logistik

Apa Bedanya Mengirim Barang dengan Cargo Logistik dan Ekspedisi?

Istilah pengiriman barang di Indonesia memang beragam. Tak hanya soal pengiriman barang, terkadang juga ada istilah cargo logistik, ekspedisi, shipping, dan lain sebagainya. Bagi yang awam dengan istilah-istilah ini, biasanya sih tidak akan begitu memusingkannya karena intinya adalah pengiriman barang.

Lain soal bagi mereka yang memang bekerja di bidang pengiriman barang. Contohlah, pabrik-pabrik yang harus mengekspor hasil produksi mereka tentu harus tahu apa sih maksud dari cargo logistik atau istilah lainnya. Tujuannya tentu agar bisa mendapatkan jasa pengiriman barang terbaik, terjangkau, dan teraman agar barang-barang produksinya bisa sampai ke distributor atau konsumen.

Nah, mengingat kini semakin banyak orang yang membuka bisnis secara online, maka semakin banyak pula orang yang memakai jasa pengiriman ini. Kalau Anda adalah salah satunya, sebaiknya ketahui deh perbedaan dari cargo logistik dan ekspedisi. Seperti apa sih?

Mengirim Barang dengan Jasa Ekspedisi

Salah satu ciri khas dari pengiriman barang dengan menggunakan jasa ekspedisi adalah berat minimal barang yang dikirim tidak dihitung. Jadi, Andaipun berat barang yang Anda kirim tidak sampai 1 kg, masih akan dilayani kok.

Jika Anda ingin mengirim barang dengan jasa ekspedisi, tinggal datang ke gerai atau kantor cabangnya. Ingat, barangnya juga sebaiknya di bawa ya? Meski begitu, ada juga kok jasa ekspedisi yang sudah menyediakan jasa kurir menjemput barang. Meski tentu saja Anda harus menambah biaya untuk hal ini, ya?

Soal biaya pengiriman, biasanya sih tergantung layanan yang dipakai serta berat atau dimensi paket. Jika layanan yang Anda pakai membutuhkan waktu pengiriman lebih cepat, tentu biayanya biasanya bakal lebih mahal.

Mengirim Barang dengan Jasa Cargo

Jika anda ingin mengirimkan barang dengan jasa Cargo Logistik, maka Anda harus benar-benar cermat. Maklum, beda dengan ekspedisi yang membolehkan paket satuan dan hitungan tunggal, cargo biasanya mengedepankan partai alias jumlah. Jadi, bagi perusahaan atau mereka yang berjualan secara daring, mengirim barang dalam jumlah banyak bakal jauh lebih menguntungkan dengan menggunakan jenis pengiriman barang ini.

Biasanya sih, pengiriman barang dengan jasa cargo minimal adalah barang dengan berat 10 kg. Selain itu, pihak penyedia jasa ini juga biasanya bakal menyediakan kurir untuk menjemputnya. Maklum, barang yang dikirim juga banyak.

Banyak pebisnis yang bahkan sampai melakukan kerja sama dengan penyedia jasa cargo logistic untuk mengirimkan barang produksi mereka atau barang-barang yang mereka butuhkan untuk keperluan produksi. Jadi, mereka bisa menghemat biaya pengiriman barang-barang tersebut.

Jika Anda ingin mengirimkan barang, bisa kok memakai jasa dari LJR Logistics yang sudah dipercaya, berpengalaman, dan aman. Untuk mengetahui layanan dari LJR Logistics, tak perlu bingung, tinggal klik ljrlogistics.com. Selamat mencoba.

Jasa Kirim Mobil

Jasa Kirim Mobil Biasanya Meminta Syarat Ini Jika Pengiriman Lewat Laut

Penggunaan jasa kirim mobil cenderung semakin meningkat. Maklum, kini semakin banyak orang Indonesia yang berani merantau ke kota, provinsi, atau bahkan pulau lain. Nah, karena jika mengendarai mobil ke tempat tujuan bisa sangat melelahkan, maka penyedia jasa pengiriman mobil pun dicari untuk melakukannya.

Tidak semua orang terbiasa untuk mengemudi dengan jarak yang sangat jauh. Jika lingkupnya adalah di dalam satu Pulau Jawa, mungkin masih tidak begitu menyita tenaga. Namun, jika sampai harus menyeberang pulau atau bahkan melintasi sebagian pulau lain, tentu benar-benar menghabiskan waktu dan energi. Untungnya, penyedia jasa kirim mobil bisa dijadikan pilihan bagi orang-orang yang tidak memiliki waktu dan energi sebesar itu untuk melakukannya.

Meski begitu, ternyata mengirim mobil lewat laut tidak semudah yang dibayangkan, lho. Anda harus melengkapi sejumlah persyaratan. Jadi, nantinya pihak penyedia jasa pengiriman tidak akan mengalami masalah administrasi selama perjalanan atau penyeberangan.

Nah, berikut adalah sejumlah hal yang sebaiknya Anda persiapkan, ya?

  1. Mobil

Tentu saja, kalau mengirim mobil, harus ada mobilnya dulu. Meski begitu, Anda perlu mempersiapkan mobil ini agar mudah untuk dibawa penyedia jasa kirim mobil, ya? Contohlah, di dalam mobil sudah tidak ada barang-barang penting atau dokumen penting. Siapkan juga bensin secukupnya agar bisa dipakai kurir jika memang kendaraan Anda harus dinyalakan untuk keperluan tertentu.

  1. Fotokopi Dokumen Pemilik

Selain melengkapi formulir data diri pengirim barang, Anda juga harus memberikan fotokopi KTP Anda. Jadi, dari pihak penyeberangan bisa mengetahui siapa sebenarnya mobil yang dikirimkan oleh penyedia jasa pengiriman mobil. Biasanya sih, dari pihak penyedia jasa sudah akan memintanya di awal sebelum pengiriman dilakukan.

Selain itu, pastikan kalau Anda memberikan data alamat tujuan dengan jelas. Jika sudah ada orang di alamat tujuan, berikan informasi seperti nama atau nomor telepon dari orang tersebut. Jadi, pihak kurir dari jasa kirim mobil bisa segera menghubunginya tatkala membutuhkan beberapa informasi terkait alamat tujuan.

  1. Sejumlah Dokumen Penting

Biasanya sih, surat jalan dari kepolisian dibutuhkan untuk mengirimkan mobil melewati laut. Meski begitu, seringkali dari pihak penyedia jasa pengiriman mobil bakal meminta Anda untuk melakukan fotokopi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dari mobil yang akan Anda kirimkan. Hal ini bakal dipakai sebagai bukti bahwa kendaraan tersebut bukanlah mobil ilegal atau mobil curian.

Jika dari pihak penyedia jasa kirim mobil seperti LJR Logistics meminta dokumen lain. Sebaiknya Anda segera melengkapinya demi kebutuhan kelancaran administrasi selama perjalanan, khususnya saat mobil akan diseberangkan dengan kapal ke pulau lainnya.

Oya, untuk mengetahui jenis layanan pengiriman barang di LJR Logistics, Anda bisa kok mengeceknya di situs resminya, yakni di lrlogistics.com. Mudah dan tidak ribet, bukan?

Tempat Pengiriman Barang Terdekat

Mengapa Resi Sangat Penting bagi Pelanggan Tempat Pengiriman Barang Terdekat?

Beda dengan di zaman dahulu di mana tempat pengiriman barang cenderung baru bisa ditemui di kota-kota besar, kini ada banyak tempat pengiriman barang terdekat. Bahkan, di kecamatan-kecamatan yang jauh dari kota besar, Anda bisa menemuinya. Hal ini tentu sangat memudahkan siapa saja yang perlu mengirimkan paket barang, bukan?

Meski tempat pengiriman barang terdekat hanya berupa kios kecil, mereka sudah menjalankan prosedur untuk mengirimkan barang sebagaimana di kantor-kantor yang lebih besar. Maklum, barang yang dikirim nantinya juga bakal mencapai kantor-kantor tersebut untuk disortir dan kemudian dikirimkan.

Otomatis, jika Ada mengirimkan barang di tempat tersebut, juga bakal mendapatkan nomor resi. Biasanya sih, nomor ini tercantum di dalam lembaran kertas yang juga bisa dijadikan bukti atau kuitansi bahwa Anda memakai jasa pengiriman barang tersebut. Satu hal yang pasti, nomor resi ini sangat penting dan perlu untuk Anda simpan sampai setidaknya barang sampai ke tujuan dengan aman tanpa kerusakan apapun.

Berikut adalah sejumlah alasan mengapa nomor resi sangat penting bagi pelanggan. Simak baik-baik, ya?

  1. Bisa Dijadikan Patokan Bahwa Barang Sudah Mulai Dikirim

Begitu Anda sudah mendapatkan nomor resi, Anda bisa memastikan ke penerima kalau barang sudah mulai dikirim. Memang, prosesnya masih baru diterima oleh tempat pengiriman barang terdekat, namun, barang bakal tetap dikirim sesuai dengan waktu dan prosedur pengiriman yang ditetapkan oleh jenis layanan yang dipakai.

Jika Anda adalah pemilik toko online, tinggal mengambil foto dari nomor resi tersebut dan dikirimkan ke penerima. Jadi, mereka pun bisa mengetahui kalau barang sudah mulai dikirim.

  1. Bisa Dipakai untuk Mengecek Proses Pengiriman Barang

Meski sebenarnya nomor resi bisa dikatakan adalah nomor urut pengiriman barang yang diberikan oleh tempar pengiriman barang terdekat, tetap saja fungsi utamanya adalah agar pengirim atau penerima barang bisa melacak sudah sampai mana proses pengirimannya.

Pengecekannya juga mudah untuk dilakukan. Biasanya sih, dari pihak penyedia jasa pengiriman seperti LJR Logistics, sudah ada situs resmi yang memungkinkan pengecekan dilakukan. Caranya, tinggal masukkan saja nomor resi di sebuah kolom yang disediakan. Nantinya bakal terlihat status dari barang yang dikirim seperti sudah sampai mana atau dalam proses pengiriman dari suatu tempat ke tempat lainnya.

  1. Bisa Dijadikan Patokan Jika Terjadi Masalah Pengiriman

Terkadang, barang tidak kunjung sampai atau melebihi batas waktu dari jenis layanan pengiriman barang yang dipilih. Jika sudah begini, Anda pun bisa melakukan komplain ke jasa pengiriman barang dengan menggunakan nomor resi ini sebagai bukti pengiriman barang.

Jika ternyata barang hilang atau rusak, Anda pun bisa melakukan klaim dengan menggunakan nomor resi ini ke tempat pengiriman barang terdekat. Apalagi jika layanan yang Anda pakai juga sudah menyediakan asuransi.

Jasa Pengiriman Barang

Tips Mengirim Barang ke Luar Negeri dengan Jasa Pengiriman Barang

Perkembangan zaman memungkinan siapa saja melakukan pengiriman barang ke tempat yang sangat jauh. Bahkan, kini banyak jasa pengiriman barang yang melayani pengiriman barang ke luar negeri yang berada di benua berbeda. Hal ini tentu memudahkan banyak orang, bukan?

Meski kini semakin mudah mengirim barang ke negara lain, bukan berarti Anda bisa asal kirim, ya? Ada lho beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum Anda memutuskan untuk mengirim paket.

Berikut adalah hal-hal tersebut.

  1. Pastikan Dulu Aturan Pengiriman Barang di Negara Tujuan

Hal pertama yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan jasa pengiriman barang adalah mengetahui aturan pengiriman di negara tujuan. Contohnya ya, di Amerika Serikat sana, jajanan anak-anak yang berbentuk telur dan isinya cokelat dengan merek tertentu ilegal. Jadi, Anda pun tidak bisa mengirimkannya ke sana. Nah, hal ini juga bisa berlaku untuk barang-barang lainnya.

Jadi, sebelum Anda mengirim, pastikan barang ini boleh dikirim ke sana. Andaipun membutuhkan persyaratan atau dokumen khusus, sebaiknya Anda juga menyertakannya agar barang bisa sampai ke penerima tanpa masalah apapun.

  1. Pastikan Barang dalam Kondisi Terbaik

Barang yang akan Anda kirimkan sebaiknya berada dalam kondisi terbaik dan dikemas dengan cara yang aman. Apalagi jika barangnya memang harus mendapatkan perlakukan khusus.

Jika perlu, tanyakan kepada pihak jasa pengiriman barang terkait bagaimana cara mengemas atau mengamankan barang yang akan dikirim sehingga bisa sampai ke negara lain tanpa mengalami kerusakan apapun. Contohlah, jika pihak penyedia jasa menyarankan penggunaan bubble wrap atau packing dengan kayu, sebaiknya dituruti saja.

  1. Cek Dulu Tarifnya

Ingat ya, biaya pengiriman barang di dalam negeri dan ke luar negeri tentu beda. Jarak yang lebih jauh, penggunaan transportasi yang lebih beragam, hingga adanya biaya tambahan atau dokumen-dokumen tertentu membuatnya bisa jadi lebih mahal jika dibandingkan dengan Anda mengirim barang ke tujuan yang ada di dalam negeri.

Kalau Anda penasaran dengan biaya paket yang bakal Anda kirim ke luar negeri, bisa kok mengeceknya langsung ke situs jasa pengiriman barang. Biasanya sih, ada simulasi harga yang bisa Anda coba di sana. Contohlah, kalau Anda ingin mengirimkan barang dengan layanan dari LJR Logistics, bisa kok mengeceknya di situs ljrlogistics.com dulu.

  1. Pastikan Jasa Pengiriman Memiliki Layanan ke Luar Negeri

Pastikan Anda memilih jasa pengiriman barang yang menyediakan layanan pengiriman antar-negara. Maklum, cukup banyak penyedia jasa yang baru melayani untuk pengiriman dalam negeri saja.

Jika memang bisa, jangan lupa untuk meminta nomor resi begitu barang sudah mulai dikirim. Rajin-rajinlah mengecek perjalanan paket tersebut dengan nomor resi tersebut hingga barang benar-benar sampai ke tujuan.

Jasa Sewa Gudang

CCTV, Fasilitas yang Perlu Anda Tanyakan ke Jasa Sewa Gudang

CCTV atau Closed Circuit Television kini telah menjadi benda yang dibutuhkan dalam dunia industri. Bagaimana tidak, benda ini bisa meningkatkan faktor keamanan, termasuk di dalam gudang. Nah, banyak penyedia jasa sewa gudang yang juga menjadikan CCTV sebagai salah satu jenis fasilitas yang perlu dicek sekaligus direkomendasikan.

Mendapatkan gudang yang bisa disewa tidak mudah untuk dilakukan. Apalagi di kota besar di mana lahan sudah sangat terbatas. Dengan memakai jasa sewa gudang, Anda setidaknya tidak kesulitan dan menghabiskan banyak waktu atau tenaga untuk mencarinya.

Kebanyakan penyedia jasa akan memberikan rekomendasi berdasarkan lokasi atau kondisi gudang. Sebagai contoh, lokasi gudang cukup strategis dan dekat dengan tempat usaha. Sementara itu, kondisi gudang juga penting karena bisa mempengaruhi kondisi barang yang disimpan.

Khusus untuk CCTV, banyak penyedia jasa sewa gudang turut memperhatikannya. Maklum, jika sudah ada rangkaian CCTV, tingkat keamanan gudang bakal semakin baik.

Nah, berikut adalah sejumlah keuntungan yang bisa didapatkan jika CCTV dipasang di gudang.

  1. Mencegah Tindakan Kriminalitas

Fungsi utama dari ketersediaan CCTV di gudang tentu saja adalah faktor keamanan. Dengan posisi CCTV yang tepat, Anda bisa memastikan tidak ada orang-orang yang mau mencuri, menyabotase, atau merusak barang-barang yang ada di gudang.

Caranya, Anda tinggal mengecek layar pemantau di ruang keamanan. Jika ada yang mencurigakan, Anda tinggal mendatangi lokasi tempat yang dianggap sedang tidak beres atau terjadi tindakan kriminalitas.

  1. Meningkatkan Keamanan Gudang dan Pekerja

Terkadang, gudang dijadikan tempat untuk barang-barang yang berisiko tinggi. Contohlah, bahan-bahan kimia berbahaya, barang mudah terbakar, atau barang-barang berisi virus yang bisa berbahaya jika sampai bocor. Nah, keberadaan CCTV bisa memastikan pengamanan dari barang-barang tersebut aman.

Ada CCTV khusus yang bisa mendeteksi panas, kebocoran, tekanan udara, dan lain-lain. CCTV ini juga bisa disambung dengan sistem keamanan khusus jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jadi, selain bisa memastikan barang yang disimpan aman, para pekerja di gudang juga bisa selamat dan insiden atau kecelakaan berbahaya.

  1. Memudahkan Pengamanan

Sebelum ada CCTV, jasa sewa gudang biasanya hanya merekomendasikan gudang yang memiliki tempat bagi orang-orang dari seksi keamanan untuk berkumpul. Nah, orang-orang ini biasanya akan melakukan patroli di sekeliling gudang. Hal ini kini tidak perlu dilakukan berkat adanya peralatan berteknologi ini.

Tanpa ruangan khusus bagi orang-orang seksi keamanan pun, pemantauan bisa dilakukan dari mana saja. Hal ini tentu lebih efisien dan menghemat biaya, bukan?

Jika Anda membutuhkan jasa sewa gudang dan layanan jasa pengiriman barang, bisa kok menggunakan jasa dari LJR Logistics. Di situsnya, ljrlogistics.com, Anda bisa mengecek berbagai jenis layanan yang bisa Anda gunakan. Tidak ribet, bukan?

Ekspedisi Pengiriman Barang

Tips Mengirim Benda Berbentuk Cairan dengan Ekspedisi Pengiriman Barang

Jangan dikira barang-barang yang bisa dikirim dengan ekspedisi pengiriman barang hanyalah barang berbentuk padat, ya? Realitanya, kini semakin banyak jasa ekspedisi yang bisa mengirimkan barang-barang dengan bentuk lain seperti gas atau cairan. Meski, tentu saja dengan wadah atau penanganan khusus. Nah, kali ini kita akan banyak membahas tentang pengiriman barang berbentuk cairan.

Bahan kimia, minuman, hingga gas dalam bentuk cair seperti LPG bisa lho dikirim oleh jasa pengiriman. Penanganannya memang harus diperhatikan dengan cermat agar barang sampai ke tujuan dalam bentuk utuh dan aman.

Nah, jika Anda ingin memastikannya tetap aman selama perjalanan, sebaiknya memperhatikan tips-tips berikut ini.

  1. Perhatikan Wadah untuk Barang Berbentuk Cair Tersebut

Hal pertama yang harus Anda perhatikan sebelum mengirim barang cairan dengan ekspedisi pengiriman barang adalah wadahnya. Terkecuali jika barang tersebut sudah dimasukkan dalam wadah dengan semestinya, Anda bisa melakukan berbagai hal ini.

  • Jika wadahnya berbahan kaca, berikan lapisan bubble warp, kain, styrofoam, atau peredam benturan lain sebelum masuk ke dalam kardus.
  • Pastikan tutup botol tersegel dengan baik atau diberi tambahan lakban.
  • Pastikan kardusnya tidak terlalu besar sehingga ukuran botol bisa pas dan tidak mudah terbentur selama perjalanan.
  1. Beri Tanda Pada Paket Barang Berbentuk Cairan Tersebut

Meski barang berbentuk cairan tidak mudah rusak atau pecah, wadah dari cairan tersebut berpotensi mengalaminya. Apalagi jika bahannya adalah kaca atau plastik. Jadi, Anda sebaiknya memberikan tanda pada paket barang tersebut sebelum dikirim dengan ekspedisi pengiriman barang.

Tanda tersebut adalah yang bertuliskan Fragile/Mudah Pecah. Selain bisa mencari stikernya di manapun, Anda juga bisa meminta ke jasa pengiriman. Biasanya sih, mereka menyediakannya.

  1. Jika Perlu, Gunakan Packing Kayu

Jika botol dari barang berbentuk cairan ini mudah pecah seperti botol beling, jangan ragu untuk memakai packing dari kayu. Packing ini bisa memberikan perlindungan lebih besar bagi wadah tersebut hingga sampai ke tujuan.

  1. Jika Perlu Penanganan Khusus, Jangan Ragu Untuk Memintanya

Sejumlah barang berbentuk cairan seperti bahan kimia membutuhkan penanganan khusus agar bisa aman dan tidak rusak selama dikirim dengan ekspedisi pengiriman barang. Contohlah, barang harus ditempatkan dalam wadah yang bisa dikendalikan suhunya, dan lain-lain. Jika memang membutuhkannya, Anda sebaiknya tidak sungkan untuk meminta penanganan khusus ini.

Memang, hal ini akan membuatmu membayar lebih mahal. Tapi, asalkan barang bisa sampai dengan aman dan akhirnya bisa dipakai sesuai kebutuhan, tentu akan jauh lebih baik, bukan?

Jika Anda ingin mengirim barang berbentuk cairan, bisa kok memakai jasa ekspedisi pengiriman barang dari LJR Logistics. Untuk mengetahui jenis layanan yang sesuai dengan kebutuhan ini, Anda bisa mengeceknya langsung ke ljrlogistics.com. Tidak sulit, bukan?

Pengiriman Via Cargo

Tips Packing Barang Pecah Belah Sebelum Dikirim dengan Jasa Pengiriman Via Cargo

Ada banyak jenis barang yang bisa dikirim dengan jasa pengiriman via cargo. Bahkan, kini sejumlah barang yang dulunya dianggap rawan atau rentan rusak, juga bisa dikirim, lho. Nah, jika Anda ingin mengirim barang pecah belah, harus tahu dulu tips untuk melakukan pembungkusan alias packing agar lebih aman.

Ada banyak jenis barang pecah belah yang bisa Anda kirim seperti hiasan dinding, guci, vas, piring, hingga barang bersejarah. Meski dari pihak jasa pengiriman via cargo bakal memberikan penanganan khusus untuk barang ini sehingga aman sampai ke tujuan.

Sebaiknya Anda memperhatikan sejumlah hal berikut ini saat melakukan packing:

  1. Sebaiknya Memakai Bubble Wrap

Salah satu kunci aman mengirim barang pecah belah adalah membungkus paketnya dengan bubble wrap. Untungnya, sih, bubble wrap kini bisa dengan mudah Anda temukan di banyak tempat seperti toko perkakas atau bahkan toko online. Jadi ya, barang pecah belah bisa Anda tempatkan di dalam bubble wrap dulu sebelum dimasukkan ke dalam kardus. Ingat, bubble wrapnya sebaiknya cukup tebal dan diisolasi dengan barangnya sehingga bisa memberikan perlindungan maksimal, ya?

Dengan adanya gelembung-gelembung udara di dalam bubble wrap, maka barang pecah belah tidak akan mudah retak atau pecah selama perjalanan. Gelembung-gelembung inilah yang bisa jadi penahan benturan.

  1. Perhatikan Ukuran Kardus dan Penggunaan Styrofoam

Hal lain yang harus Anda perhatikan jika mengirim barang pecah belah di jasa pengiriman via cargo adalah ukuran kardus yang Anda pakai. Pastikan kardusnya pas dan tidak terlalu besar atau tidak terlalu kecil untuk barang tersebut. Jadi, tidak akan ada space di antara kardus dan barang pecah belah yang bisa saja memicu benturan.

Meskipun sudah pas, berikan lapisan di antara kardus dan barang pecah belah. Sebagai contoh, Anda bisa memberikan kain atau styrofoam. Hal ini akan membuat barang pecah belah tidak memiliki ruang untuk bergerak selama perjalanan sekaligus lebih terlindungi dari benturan.

  1. Bisa Memakai Peti Kayu

Penggunaan peti kayu di luar kardus yang sudah diisi dengan styrofoam dan bubble wrap pelindung barang pecah belah memastikan paket tidak mudah penyok, pecah, atau terbentur. Meski begitu, Anda juga harus siap jika biaya pengiriman dengan jenis packing ini lebih mahal. Maklum, dimensi dan beratnya jadi bertambah.

  1. Pastikan Sudah Ditempel Stiker Fragile atau Mudah Pecah

Hal lain yang harus Anda perhatikan jika ingin mengirim barang pecah belah adalah menempel stiker Fragile atau Mudah Pecah di sisi luar paket yang mudah terbaca. Biasanya sih, dari pihak penyedia jasa pengiriman via cargo juga menyediakannya.

Keberadaan stiker ini akan membuat kurir jauh lebih berhati-hati saat mengirim barang tersebut.

Jika Anda ingin mengirim barang pecah belah, jangan ragu untuk memakai jasa LJR Logistics. Untuk mengetahui jenis layanan pengiriman barang ini, bisa kok mengeceknya langsung di ljrlogistics.com.

UU TPKS

Poin-Poin Penting dari UU TPKS yang Baru Saja Sah

Perjuangan enam tahun yang dipenuhi dengan pro dan kontra serta penolakan akhirnya selesai sudah. Per hari ini, Selasa (12/4/2022) DPR RI memutuskan kalau Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) sah jadi UU TPKS.

“UU TPKS ini adalah (bukti) kehadiran negara, bagaimana memberikan rasa keadilan dan perlindungan kepada korban kekerasan seksual yang selama ini kita sebut dalam fenomena gunung es” ungkap Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU TPKS.

Berkat keberadaan UU TPKS ini, nantinya polisi punya dasar hukum untuk bertindak dengan tegas dan cepat merespons laporan kasus kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia. Meski begitu, khusus untuk kasus pemerkosaan dan aborsi, nggak diatur dalam UU ini, karena sudah ada dalam KUHP serta UU Kesehatan.

Nah, berikut adalah sejumlah poin penting dari UU TPKS yang sebaiknya Anda cermati.

  1. Kini, polisi tidak boleh menolak laporan kekerasan seksual

Sebagaimana yang tertulis dalam Pasal 4 Ayat 1, disebutkan kalau polisi tidak boleh menolak laporan kasus kekerasan seksual, apapun alasannya. Bahkan meskipun itu berupa pelecehan seksual non-fisik.

  1. Korban revenge porn kini dilindungi

Salah satu kasus kekerasan seksual yang kini cukup banyak terjadi dan membuat korbannya trauma berat adalah revenge porn. Jadi, pelaku menyebarluaskan video atau poto korban yang nggak senonoh ke media sosial atau lainnya. Nah, berkat adanya UU TPKS, nanti korban bisa mendapatkan keadilan dari kasus ini.

Soalnya, dari pihak DPR RI sendiri menambah pasal kekerasan elektronik dalam UU ini. Jadi, dulu, korban malah bisa dikriminalisasi dengan Pasal 27 ayat 1 UU ITE. Kalau sekarang, nggak lagi karena bakal ada pemisahan korban dan pelaku. Nah, pelaku revenge porn bisa dihukum penjara maksimal 4 tahun atau denda maksimal Rp 200 juta.

  1. Kekerasan seksual di dalam hubungan pernikahan juga dibahas

Dulu, banyak orang yang menganggap kekerasan seksual tak mungkin terjadi di antara pasangan yang sudah menikah. Namun, kini dalam UU tersebut hal ini diatur. Jadi, kalau memang terjadi, korban bisa melaporkannya ke polisi demi mendapatkan keadilan.

  1. Menikahkan korban pemerkosaan dan pelaku bisa dipidana

Orang Indonesia banyak yang menikahkan korban pemerkosaan dengan pelakunya meski korban biasanya tidak mau. Padahal, hal ini bisa berujung pada kekerasan seksual di dalam kehidupan rumah tangga nantinya.

Untungnya, di Pasal 10 UU ITE, ada aturan yang menyebut tentang pemaksaan perkawinan, yakni perkawinan anak atau di bwah umur, perkawinan paksa atas nama budaya, hingga perkawinan antara pelaku dan korban pemerkosaan. Kalau ada orang yang memaksa kasus pernikahan terakhir, bisa lho disanksi maksimal penjara 9 tahun atau denda Rp 200 juta!

Semoga saja keberadaan UU TPKS ini bisa semakin memberikan perlindungan bagi masyarakat agar tidak jadi korban kekerasan seksual, ya?

Cargo Logistik

Mengirim Perhiasan Lewat Cargo Logistik, Begini Tipsnya

Kini, jenis barang yang bisa dikirim lewat cargo logistik semakin beragam. Anda bahkan kini bisa mengirim barang yang dulu dianggap cukup berisiko untuk dikirim. Sebagai contoh, Anda bisa mengirim perhiasan.

Perhiasan tidak melulu terbuat dari emas. Ada yang terbuat dari intan, permata, perak, dan jenis batu-batu mulia lainnya. Satu hal yang pasti, perhiasan memiliki harga jual yang tinggi sehingga mengirimkannya tentu bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Risiko paket perhiasan hilang juga ada, meskipun tentu saja risiko tersebut ditekan sedemikian rupa oleh jasa pengiriman barang.

Satu hal yang pasti, ada sejumlah hal yang harus Anda pahami jika ingin mengirimkan perhiasan lewat jasa cargo logistik. Jadi, Anda tidak boleh sembarangan melakukannya. Berikut adalah beberapa ketentuan pengiriman perhiasan tersebut.

  1. Saat Anda membawa perhiasan ke kantor penyedia jasa pengiriman barang murah seperti LJR Logistics, sebaiknya Anda membawa juga surat yang membuktikan kalau emas yang akan Anda kirim ini asli. Biasanya sih, surat yang dimaksud adalah bukti pembeliannya. Nantinya, pihak penyedia jasa pengiriman barang akan memproses bukti tersebut.
  2. Paket perhiasan yang Anda kirim sebaiknya diberi kode khusus. Biasanya sih, kode ini sudah disediakan oleh pihak penyedia jasa pengiriman. Anda bisa menuliskannya sendiri atau meminta pihak penyedia jasa melakukannya.
  3. Satu hal yang pasti, demi keamanan, paket perhiasan yang Anda kirimkan sebaiknya tidak bisa dilihat orang lain isinya. Bentuknya juga sebaiknya tidak mencolok sehingga siapa pun yang melihat tidak menyadari kalau isinya adalah barang berharga.
  4. Sebaiknaya Anda tidak mengirimkan perhiasan dengan amlop atau pembungkus lain yang cenderung mudah untuk disobek atau dibuka.
  5. Pastikan memakai fitur asuransi. Biasanya, standar ini sudah ditetapkan oleh cargo logistik untuk memastikan keamanan pengiriman perhiasan terjaga.

Seperti Apa Packing Paket Perhiasan yang Baik?

Sebelum Anda membawa paket perhiasan Anda ke jasa cargo logistik, sebaiknya pastikan dulu paket perhiasan yang bakal Anda kirim sudah di-packing dengan baik. Berikut adalah ketentuannya.

  1. Jika perhiasan sudah memiliki wadah atau kotaknya sejak dibeli, ada baiknya perhiasan tersebut juga ditempatkan dalam wadah itu agar tidak mudah rusak. Maklum, wadah tersebut biasanya memang sudah paling tepat untuk memastikan perhiasan aman.
  2. Jika perlu, wadah perhiasan diberi tambahan aluminium foil yang kemudian direkatkan dengan isolasi.
  3. Jika Anda ingin memasukkannya ke dalam kardus, berikan tambahan sobekan kertas jika masih ada ruang kosong tersisa di antara wadah perhiasan dan dinding dalam kardus. Jika perlu, lapisi juga dengan bubble wrap.
  4. Pastikan kardus diisolasi dengan aman agar paket tidak mudah berlubang atau rusak.

Jika Anda ingin memakai jasa LJR Logistics untuk mengirim perhiasan, cek dulu layanan dan ketentuannya di ljrlogistics.com, ya?