Pengiriman via Cargo

Sejumlah Dokumen yang Harus Disiapkan dalam Pengiriman via Cargo

Ada banyak serba-serbi pengiriman via cargo yang bisa Anda pelajari. Satu hal yang pasti, pengiriman barang memang tidak sesederhana memindahkan satu barang dari suatu tempat ke tempat lain. Ada banyak hal yang harus dipersiapkan. Salah astunya adalah dokumen.

Sebenarnya, pengiriman via cargo udara bisa dijabarkan sebagai pengiriman barang dalam ukuran yang besar atau jumlah yang banyak. Biasanya sih, pengirimannya jarak jauh. Jarak jauh yang dimaksud bisa berupa beda kota, beda provinsi, beda pulau, atau bahkan beda negara. Nah, karena jarak yang cukup jauh ini pulalah, dokumen juga perlu dipersiapkan.

Lantas, apa sih perbedaan pengiriman via cargo pesawat dengan pengiriman barang yang sering disebut sebagai ekspedisi? Kalau yang ini, perbedaannya terletak di kuantitas barang yang dikirim. Anda bisa mengirim barang dalam jumlah satu saja dengan ekspedisi. Bisa jadi jumlahnya lebih banyak, tapi tetap tidak begitu banyak. Ukurannya juga bisa lebih kecil. Beda dengan pengertian cargo yang sudah dijabarkan sebelumnya, bukan?

Selain berbagai hal tersebut, pengiriman via cargo laut juga cenderung lama dibandingkan dengan ekspedisi. Apalagi jika pengirimannya sampai luar negeri. Estimasinya bahkan bisa mencapai 3 hari sampai 15 hari. Jika pengirimannya antar benua, bisa dipastikan bakal lebih lama.

Kembali lagi soal dokumen. Sebenarnya, apa saja sih dokumen yang perlu dipersiapkan untuk mengirimkan barang lewat cargo? Berikut adalah penjelasannya.

  1. Dokumen Berupa Shipping Instruction

Shipping Instruction atau juga sering disebut sebagai SI bisa dijelaskan sebagai bukti dari perusahaan yang menyediakan jasa pengiriman via cargo sedang melakukan pengiriman barang terhadap petugas atau otoritas yang menjalankan proses pengiriman barang tersebut.

Di dalam dokumen SI ini, Anda bisa menemukan data-data lengkap dari pengirim serta penerima barang layaknya nama, alamat, atau bahkan nomor telepon. Data lain seperti informasi barang juga tertera dengan jelas.

  1. Dokumen Berupa Packing List

Packing List sebenarnya adalah informasi barang yang ditulis namun dengan jauh lebih mendetail. Tak hanya nama atau jenis barang, berbagai hal lain layaknya seberapa banyak barang yang dikirim, seberapa berat barang tersebut, hingga ukurannya juga dicantumkan.

  1. Dokumen Berupa Invoice

Sebenarnya sih, ya, invoice ini bisa dianggap sebagai tagihan. Anda bisa melihat di invoice ini detail barang yang dikirimkan, jenis layanan pengiriman yang dipakai, biaya pengiriman per kilogram, hingga total biaya pengiriman.

Yang menarik, invoice dikirimkan sendiri oleh pengirim ke penyedia jasa pengiriman barang. Meski begitu, biasanya dari pihak penyedia jasa pengiriman barang juga sudah memegang data sendiri sehingga tinggal saling memadukan data agar pas.

  1. Dokumen Berupa Airway Bill

Airway Bill atau AWB disiapkan oleh penyedia jasa pengiriman barang. Fungsinya sebenarnya mirip seperti resi pengiriman. Jadi, pengirim dan penerima bisa mengecek nomor resi untuk mengetahui sudah sampai mana barang yang dikirimkan.

Jika Anda ingin melakukan pengiriman via cargo, bisa kok mengunakan jasa LJR Logistics yang berpengalaman dan terpercaya.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Google reCAPTCHA

Form Komentar












Captcha Tidak Valid

Ohh sorry, you're not human (Anda bukan manusia)
Silahkan klik kotak I'm not robot (reCaptcha) untuk verifikasi