Ekspedisi Pengiriman Barang

Tips Mengirim Tanaman Hias Lewat Ekspedisi Pengiriman Barang

Kini, ekspedisi pengiriman barang menyediakan layanan apa saja. Asalkan barang yang dikirim tidak menyalahi ketentuan atau aturan hukum, pasti bisa dikirim. Nah, yang kini sedang cukup banyak dikirim adalah tanaman hias.

Semenjak pandemi menyerang Indonesia, bisnis tanaman hias ikut naik pamor. Banyaknya orang yang berada di rumah membuat mereka memiliki waktu lebih banyak untuk mengurus tanaman. Nah, mereka pun tertarik dengan berbagai tanaman hias yang cantik dan menarik yang belum tentu bisa didapat di dekat rumah. Solusinya? Tentu saja membelinya secara online dari tempat lain yang jauh.

Dari inilah bisnis tanaman hias semakin populer. Apalagi, semakin banyak ekspedisi pengiriman barang yang menyediakan layanan pengiriman tanaman hias ke kota lain, provinsi lain, atau bahkan pulau lain.

Nah, jika Anda ingin mengirim tanaman hias, pastikan pengemasannya tepat agar nggak rusak selama perjalanan dan bisa sampai ke tujuan dengan kondisi terbaik, ya? Berikut adalah tips pengemasan tersebut. Simak baik-baik, ya!

  1. Pelajari Dulu Karakteristik Tanaman yang Akan Anda Kirim

Ternyata, tidak semua jenis tanaman bisa dijual secara online dan dikirimkan ke tempat yang jauh, lho. Jika dipaksakan, meski sudah mendapatkan penanganan khusus, risiko tanaman hias ini rusak atau mati selama perjalanan tinggi. Oleh karena alasan inilah, Anda harus mempelajari karakteristik tanaman yang akan Anda kirim.

Ada kok tanaman yang tahan banting dan bisa Anda kirim lewat ekspedisi pengiriman barang. Tanaman ini kuat dan tidak mudah patah, bisa bertahan tanpa air atau cahaya matahari dalam waktu lama, hingga berada di kondisi lainnya.

  1. Pastikan Tanaman Kokoh Saat Dikemas

Salah satu kunci mengemas tanaman hias yang akan dikirim adalah memastikannya kokoh dan tidak mudah goyang. Kalau tidak, guncangan selama perjalanan bisa membuatnya patah atau bahkan mati. Karena alasan inilah, pastikan kemasan tanaman hias ukurannya pas, kokoh, dan membuat tanaman tidak akan mudah terguncang.

Pastikan juga tanah sebagai media tanam tidak mudah bocor atau terhambur, ya? Jika tidak, tentu saja tanaman berisiko mati selama perjalanan.

  1. Perhatikan Kelembapan Tanaman Selama Perjalanan

Karena dikemas sedemikian rupa dan berada di dalam ruang tertutup selama perjalanan, bisa jadi kelembapan di sekitar tanaman dan media tanamnya meningkat. Jika hal ini terjadi, risikonya tentu saja adalah tanaman membusuk dan akhirnya mati. Karena alasan inilah, perhatikan pengemasan tanaman agar tidak lembab sebelum Anda memberikannya ke ekspedisi pengiriman barang.

  1. Jika Perlu, Gunakan Zat Adaptan

Sejumlah zat adaptan layakna vitamin dan auksin bisa membuat tanaman lebih kuat dalam melakukan perjalanan panjang dengan kondisi ekstrem. Proses pemberian zat adaptan ini tidak ribet, kok, karena hanya perlu disemprot saja di bagian daun serta akar.

Nah, jika Anda membutuhkan jasa ekspedisi pengiriman barang untuk mengirim tanaman hias, tidak ada salahnya memakai jasa LJR Logistics. Jika ingin tahu lebih banyak soal prosedur pengirimannya, tinggal cek di situs ljrlogistics.com, ya?

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Google reCAPTCHA

Form Komentar












Captcha Tidak Valid

Ohh sorry, you're not human (Anda bukan manusia)
Silahkan klik kotak I'm not robot (reCaptcha) untuk verifikasi