
Shipping, kata ini berasal dari bahasa Inggris dengan kata dasar ship alias kapal dan shipping berarti proses pengapalan barang yang akan dikirim dari suatu wilayah atau kota ke kota lain melalui jalur laut menggunakan kapal.
Namun, sejalan dengan perkembangan waktu, istilah itu mengalami perluasan makna, dimana shipping bukan hanya merujuk pada pengiriman barang dengan menggunakan kapal di jalur laut. Tetapi, juga pengiriman barang melalui jalur darat dan udara dengan menggunakan kendaraan bermotor maupun pesawat terbang.
Bahkan, pemindahan suatu barang dari satu kota ke kota lain dalam satu wilayah, dari satu titik ke titik lain, atau dari sebuah gudang ke konsumen pun kini juga menggunakan istilah Shipping. Proses pengiriman itu mengikuti pembuatan serta pengemasan barang yang nantinya akan dikendalikan dari perusahaan pengiriman atau logistik.
Jenis shipping
Shipping bisa menggunakan beberapa metode dalam setiap prosesnya. Beberapa di antaranya, seperti dilansir dari Shopify.com adalah:
1. Ekspedisi
Secara umum, ekspedisi hanya merupakan istilah yang berarti sebuah proses yang lebih cepat dari waktu pengiriman standar. Setiap perusahaan pengiriman akan memiliki nama merek yang unik untuk pengiriman ekspedisi, serta definisi untuk apa arti istilah tersebut.
2. Pengiriman Express
Tentunya ini bisa dengan mudah dipahami: pengiriman dalam semalam berarti paket akan tiba pada hari setelah dikirimkan. Sama seperti “ekspedisi”, berbagai perusahaan pengiriman akan sering menggunakan terminologi yang berbeda yang diberi merek dan unik untuk perusahaan mereka.
3. Tarif flat (flat rate)
Umumnya biaya pengiriman tergantung pada ukuran, bentuk, dan berat paket. Namun, pengiriman dengan tarif flat menghilangkan semua variasi tersebut. Sebaliknya, Anda membayar satu tarif “flat” setiap kali Anda mengirimkan kotak dengan ukuran tertentu yang dikeluarkan oleh perusahaan pengiriman.
4. Alamat ganda (multiple addresses)
Istilah ini merujuk pelanggan yang mengirimkan beberapa item yang berbeda dalam satu pesanan ke alamat tujuan yang berbeda. Misalnya, mereka mungkin membeli kaos untuk diri mereka sendiri dan kaos sebagai hadiah untuk teman mereka, tetapi membelinya melalui pesanan yang sama di situs tertentu.
5. Pengiriman atau pengambilan lokal (local delivery or pickup)
Ini dapat memberikan manfaat besar bagi usaha kecil karena pelanggan tidak perlu mengalami kemungkinan terjadinya keterlambatan pengiriman. Produsen atau pengirim juga tidak perlu khawatir bekerja dengan perusahaan pengiriman untuk mengirimkan produk ke tempat yang harus dituju.
6. Internasional
Tentu mudah menebak artinya hanya dari katanya bukan? Dalam pengiriman internasional, kita akan sering menemukan lebih banyak pertimbangan saat memilih opsi pengiriman terbaik.
7. Pengangkutan barang (freight)
Pengangkutan barang adalah jenis layanan pengiriman utama yang digunakan untuk mengirimkan jumlah barang yang besar, biasanya dikirimkan pada palet atau dalam kontainer.
Fungsi shipping
Meski sekilas tugasnya hanya mengirim atau mengantarkan barang dari penjual atau pemasok ke pembeli atau distributor, pada kenyataannya mereka yang bekerja di departemen shipping memiliki beberapa tugas yang lebih rinci, seperti dilansir dari work.chron.com berikut ini:
1. Mengelola penerimaan bahan
Barang dan bahan datang ke departemen pengiriman dari berbagai sumber termasuk pemasok, vendor, dan konsumen. Di sinilah departemen shipping bertanggung jawab untuk menerima, mencatat, dan menyimpan barang-barang tersebut sampai dapat didistribusikan ke tempat yang tepat.
2. Penyimpanan dan pemantauan inventaris
Departemen shipping harus terus memantau inventaris untuk memastikan pengiriman tiba tepat waktu dan di tempat yang tepat. Untuk itulah penting untuk mereka yang bertugas di departemen ini untuk mengetahui dan mengikuti prosedur penyimpanan bahan yang teratur dan terorganisir untuk meminimalkan kerusakan, kerusakan, atau kesalahan tempat penyimpanan.
3. Pengepakan dan pengiriman
Pemilihan, pengepakan, dan pengiriman pesanan pelanggan adalah tugas penting departemen shipping. Personel departemen ini harus sanggup memenuhi pesanan pengiriman dengan memilih produk yang tepat dari inventaris dan memasukkan barang menggunakan bahan pengepakan yang benar.
4. Mengawasi Catatan Keuangan
Mengelola biaya juga merupakan tugas departemen ini. Supervisor dan staf administrasi harus melacak dan mengelola transaksi keuangan yang terkait dengan semua layanan penerimaan, penyimpanan, dan pengiriman. Termasuk di dalamnya adalah memilih pengangkut yang efektif biaya untuk transportasi dan pengiriman barang.
5. Mematuhi segala peraturan transportasi
Beberapa bahan yang ditangani oleh departemen pengiriman barang dapat bersifat berbahaya. Oleh karena itu, personel pengiriman yang menangani penyimpanan, pengemasan, dan pengiriman bahan bertanggung jawab untuk mengetahui dan mengikuti aturan transportasi, khususnya saat mengangkut bahan berbahaya.
LJR LOGISTICS
Excellent Service is Our Passion
Faster & Better
Mau dapatkan promo spesial untuk anda pelanggan baru LJR LOGISTICS?
Hubungi CS LJR Logistics
PT LESTARI JAYA RAYA
Telp : 021 2213 3333
Whatsapp : +628114001800
atau klik link whatsapp ini http://bit.ly/LjrLogistics
website : www.ljrlogistics.com
#shipping #ljrlogistics #LJR #logistics #pengangkutan #ekspedisi #pengirimanbarang #jasakirim #kirimpaket #jasapengiriman #kirimbarang #jasakirimbarang #jasapengirimanbarang
Write a Comment